3 Astronot AS Nyoblos dari Luar Angkasa, Begini Cara Suaranya Sampai ke Bumi

Astronot nyoblos luar angkasa bukan hal baru. Tiga astronot AS mengirim surat suara elektronik dari ISS. NASA mengurai jalurnya dari orbit ke petugas pemilu.

Septian Deny
Oleh Septian Deny- Reporter
3 Astronot AS Nyoblos dari Luar Angkasa, Begini Cara Suaranya Sampai ke Bumi
Ilustrasi Astronot Bermain Game (sumber: pixabay)

Tiga astronot Amerika Serikat menggunakan hak pilihnya dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Pemilihan Paruh Waktu (Midterm Elections) AS yang berlangsung Selasa. Mereka mengirim surat suara elektronik kepada petugas pemilu di Bumi.

Astronot NASA Anil Menon mengumumkan di platform X bahwa ia bersama Luke Delaney dan Jessica Watkins telah memberikan suara dari orbit. Dikutip dari EuroNews, ia menegaskan pemungutan suara dilakukan melalui sistem elektronik aman yang memastikan surat suara tiba pada petugas pemilu.

Menon turut membagikan video berdurasi 29 detik yang menampilkan stiker \"I Voted\". Ia juga memperlihatkan kabin pribadinya di ISS yang ia sebut sebagai \"TPS\" pribadi.

Menurut Menon, ia mengisi formulir pemungutan suara melalui komputer, lalu mengirimkannya ke Harris County, Texas. Suaranya tercatat resmi dalam pemilu tersebut.

Harris County menjadi tujuan pengiriman karena wilayah itu menaungi Johnson Space Center di Houston, pusat utama NASA untuk misi penerbangan manusia.

Bagaimana astronot nyoblos dari luar angkasa lalu suaranya sampai ke Bumi? NASA menjelaskan alurnya memanfaatkan infrastruktur komunikasi yang setiap hari digunakan untuk bertukar data dan pesan dengan ISS.

Proses dimulai saat astronot mengajukan permohonan melalui Federal Post Card Application (FPCA), formulir yang juga digunakan personel militer AS yang bertugas jauh dari domisili.

Setelah formulir diisi di stasiun luar angkasa, surat suara dikirim melalui Tracking and Data Relay Satellite System (TDRSS) milik NASA menuju antena penerima di fasilitas White Sands, Las Cruces, New Mexico.

Dari fasilitas itu, data diteruskan ke Mission Control di Johnson Space Center sebelum akhirnya disalurkan kepada petugas pemilu setempat untuk didaftarkan dan dihitung.

NASA menegaskan seluruh proses menerapkan langkah keamanan ketat. Surat suara dienkripsi sehingga hanya astronot bersangkutan dan petugas pemilu berwenang yang dapat melihat isinya.

Tradisi Astronot Nyoblos dari Luar Angkasa Sejak 1997

Pemungutan suara dari luar angkasa bukan praktik baru. Tradisi ini dimulai pada 1997 setelah badan legislatif Texas mengesahkan undang-undang yang memungkinkan astronot NASA memberikan suara dalam pemilu AS ketika sedang berada di orbit.

Astronot Amerika Serikat David Wolf menjadi orang pertama yang menggunakan hak pilih dari luar angkasa pada tahun tersebut. Ia memberikan suaranya dari stasiun luar angkasa Rusia, Mir, hampir tiga tahun sebelum Stasiun Luar Angkasa Internasional menerima awak permanen pertamanya pada November 2000.

Tiga astronot yang memilih pada pemilu tahun ini tiba di ISS melalui dua misi berbeda.

Delaney dan Watkins diluncurkan pada 1 Oktober tahun lalu sebagai bagian dari misi SpaceX Crew-13. Sementara itu, Menon tiba pada pertengahan Juli menggunakan pesawat antariksa Soyuz milik Rusia.

Mereka saat ini tinggal bersama empat awak lainnya, yakni astronot Kanada Joshua Kutryk serta kosmonaut Rusia Anna Kikina, Pyotr Dubrov, dan Sergei Teteriatnikov.

Kutryk dan Teteriatnikov juga merupakan bagian dari misi Crew-13, sedangkan Dubrov dan Kikina tiba bersama Menon menggunakan pesawat Soyuz.

Rekomendasi