Gelombang Kemenangan Midterm: Politikus Muslim AS Cetak Sejarah

Sejumlah politikus muslim AS menang di pemilu paruh waktu. Ada senator Muslim pertama hingga wajah baru di DPR dan legislatif negara bagian.

Septian Deny
Oleh Septian Deny- Reporter
Gelombang Kemenangan Midterm: Politikus Muslim AS Cetak Sejarah
Kandidat Partai Demokrat untuk Senat AS, Abdul El-Sayed, berpidato dalam kampanye pembuka menjelang pemilu di Renaissance High School, Detroit, Michigan, Jumat (7/8/2026). (AP Photo/Paul Sancya)

Sejumlah politikus muslim AS dan Arab-Amerika mencatat terobosan pada pemilihan paruh waktu (midterm elections) Amerika Serikat yang digelar Selasa. Mereka merebut kursi di Kongres dan legislatif negara bagian meski kontestasi diwarnai meningkatnya retorika anti-Muslim serta serangan terhadap komunitas mereka.

Dikutip dari The New Arab, Kamis (5/11/2026), gelombang kemenangan ini mencakup terpilihnya senator Muslim pertama dalam sejarah AS. Sedikitnya tujuh kandidat Muslim masuk ke Kongres: satu di Senat dan enam di House of Representatives (DPR AS).

Sosok yang mencetak sejarah itu adalah Abdul El-Sayed, dokter dan spesialis kesehatan masyarakat keturunan Mesir-Amerika berusia 42 tahun, yang menyingkirkan kandidat Partai Republik Mike Rogers di Michigan. Dalam kampanye, ia menyoroti layanan kesehatan, biaya hidup, serta pengaruh korporasi dalam politik, sekaligus mengkritik bantuan militer AS ke Israel dan Mesir. Ia juga menolak tuduhan lawan yang mengaitkannya dengan Ikhwanul Muslimin.

Kemenangan lain hadir dari Adam Hamawy di Distrik Kongres ke-12 New Jersey, mengalahkan Greg Mele. Mantan dokter bedah Angkatan Darat AS ini menjadi perwakilan Muslim pertama dari New Jersey di DPR AS, dikenal pernah menyelamatkan nyawa Tammy Duckworth pada 2004 di Irak serta secara sukarela merawat warga Palestina yang terluka di Gaza, termasuk anak-anak dengan luka berat.

Di tengah capaian tersebut, Presiden Donald Trump dan sekutunya melancarkan serangan politik terhadap kandidat Muslim. Abdul El-Sayed termasuk yang menjadi target, menghadapi tuduhan tanpa dasar terkait kelompok ekstremis.

Rashida Tlaib Menang Lagi, Lanjut Periode Kelima

Anggota Kongres keturunan Palestina-Amerika, Rashida Tlaib, kembali menang di Distrik Kongres ke-12 Michigan sehingga melanjutkan masa jabatan periode kelima. Ia merupakan salah satu dari dua perempuan Muslim pertama yang terpilih ke Kongres AS pada 2018.

Tlaib dikenal vokal mengkritik perang Israel di Gaza dan menjadi figur penting dalam advokasi hak-hak Palestina di AS. Kemenangan terbarunya menegaskan kuatnya dukungan pemilih di basisnya.

Ilhan Omar, anggota Kongres keturunan Somalia-Amerika, juga mempertahankan kursinya di Distrik Kongres ke-5 Minnesota untuk periode kelima. Bersama Tlaib, Omar tercatat sebagai dua perempuan Muslim pertama di Kongres AS.

Omar berulang kali mengkritik dukungan AS terhadap Israel dan kerap menjadi sasaran serangan Trump. Basis dukungannya di Minnesota mengembalikannya ke DPR AS melalui pemilihan ulang.

Di New York, Darializa Avila Chevalier meraih kemenangan bersejarah di Distrik Kongres ke-13. Politikus Partai Demokrat berusia 33 tahun berdarah Republik Dominika ini disebut sebagai perempuan Muslim Latina pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres AS.

Sebelum masuk politik, Avila Chevalier aktif dalam gerakan hak-hak sipil dan terlibat dalam demonstrasi yang mendukung Palestina, yang kemudian mendorong kiprahnya di panggung legislatif nasional.

Andre Carson dan Lateefah Simon Tetap Kuasai Kursi

Dua politikus Muslim dari Partai Demokrat, Andre Carson dan Lateefah Simon, kembali mempertahankan kursi mereka di DPR AS. Carson menang di Distrik ke-7 Indiana, wilayah yang diwakilinya sejak 2008.

Lateefah Simon, aktivis hak-hak sipil, memastikan masa jabatan berikutnya di Distrik ke-12 California. Keduanya menambah daftar petahana Muslim yang bertahan pada pemilu kali ini.

Di tingkat negara bagian New York, Aber Kawas—organisator komunitas Palestina-Amerika—menang di Distrik Senat ke-12. Keluarganya terusir dari Palestina pada 1948 sebelum kemudian bermukim di AS.

Dalam kampanye, Kawas mengusung agenda perumahan terjangkau, layanan kesehatan, dan hak-hak imigran, serta penolakan pendanaan AS untuk perang Israel di Gaza yang ia sebut sebagai genosida.

Di Michigan, Abbas Alawieh—politikus Partai Demokrat keturunan Lebanon-Amerika—memenangi kursi di Distrik Senat Negara Bagian ke-2 yang mencakup Dearborn dan sekitarnya. Ia dikenal sebagai salah satu pendiri gerakan Uncommitted yang menentang dukungan mantan Presiden Joe Biden terhadap Israel pada Pilpres AS 2024.

Nabeela Syed, politikus Muslim keturunan India-Amerika dari Partai Demokrat, mengalahkan kandidat Partai Republik Darby Hills di Distrik Senat Negara Bagian Illinois ke-26. Syed sebelumnya anggota legislatif negara bagian dan kini membalik peta kekuasaan distrik itu dari Republik ke Demokrat.

Deretan Arab-Amerika dan Politikus Muslim AS Lain yang Menang

Darin LaHood, politikus Partai Republik keturunan Arab-Amerika dari Illinois, mempertahankan kursinya di Kongres. Kakek buyutnya merupakan imigran asal Lebanon, latar yang kerap ia soroti di ruang publik.

"Saya sangat bangga dengan warisan keturunan saya."

LaHood juga menjabat sebagai wakil ketua US-Lebanon Friendship Caucus dan mendorong penguatan hubungan Washington–Beirut di parlemen.

Sejumlah kandidat keturunan Palestina menang di legislatif negara bagian: Iman Jodeh di Distrik Senat Negara Bagian Colorado ke-29 dan Ruwa Romman di Distrik Senat Negara Bagian Georgia ke-7.

Di Illinois, Abdelnasser Rashid dari Partai Demokrat diproyeksikan mempertahankan kursinya di House of Representatives tingkat negara bagian, menambah representasi keturunan Palestina di Midwest.

Dari kalangan perempuan Muslim lainnya, yang dilaporkan terpilih meliputi Zaynab Mohamed di Minnesota, Munira Abdullahi di Ohio, Maryam Khan di Connecticut, serta Madinah Wilson-Anton di Delaware.

Komunitas Pakistan-Amerika juga mencatat kemenangan: dua anggota legislatif, Salman Bhojani dan Suleman Lalani, kembali terpilih di Texas. Selain itu, Saud Anwar mempertahankan kursinya di Senat Negara Bagian Connecticut.

Adapun Tarik Khan memperoleh masa jabatan berikutnya di House of Representatives Pennsylvania.

Rekomendasi