Dikutip dari Anadolu, Rabu (4/11), Ayelet Kroizer, mantan anggota unit juru bicara militer Israel, mengungkap militer memanipulasi informasi operasi di Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki. Ia menyebut warga Palestina yang tidak bersalah kerap dilabeli sebagai 'teroris'.
Pernyataan itu ia sampaikan lewat unggahan di platform X pada Senin, bersamaan dengan pengumuman dirinya ditunjuk sebagai juru bicara Breaking the Silence, organisasi Israel yang menerbitkan kesaksian mantan tentara mengenai pelanggaran militer di wilayah Palestina yang diduduki. Menurut pengakuannya, pernyataan resmi militer kerap disusun untuk memperkuat dukungan publik dan memperoleh legitimasi internasional atas operasi Israel.
"Selama bertugas, saya memanipulasi informasi yang disampaikan kepada media. Saya melihat bagaimana kata 'teroris' disematkan bahkan kepada warga Palestina yang tidak bersalah dan bagaimana pernyataan disesuaikan dengan target audiens serta tujuan yang ingin dicapai," tulisnya.
Kroizer mengatakan pekerjaannya membuat ia tidak hanya mengetahui kondisi di Tepi Barat dan Gaza, tetapi juga memahami bagaimana militer memilih untuk menyajikan situasi tersebut kepada publik. Menurut dia, unit juru bicara militer memiliki kendali yang sangat besar dalam membentuk pemahaman masyarakat dan memperlakukan kebenaran layaknya lembaga hubungan masyarakat, bukan institusi yang bertanggung jawab kepada publik.
"Hak publik untuk mengetahui kebenaran paling jauh hanya menjadi prioritas kedua," tulisnya.
Untuk audiens internasional, ia menyebut tujuan komunikasi militer adalah memperkuat dan memperluas legitimasi atas operasi Israel.
"Di sini pun, yang harus dikorbankan adalah kebenaran," lanjut Kroizer.
Ia juga menceritakan bagaimana pernyataan mengenai banyaknya korban jiwa kerap diikuti ungkapan penyesalan yang disampaikan secara rutin.
"Saya belajar bagaimana melaporkan puluhan kematian dalam satu serangan dan secara otomatis menambahkan bahwa kami menyesalkan setiap dampak yang menimpa orang-orang yang tidak terlibat. Itulah rutinitas selama saya bertugas," katanya.
"Saya tidak pernah pandai berdiam diri ketika menghadapi ketidakadilan, tetapi di sini saya justru diminta melakukan pekerjaan humas untuk ketidakadilan tersebut."
Advertisement
Keluar dari Dinas, Kini Jadi Juru Bicara Breaking the Silence Terkait Warga Palestina
Kroizer menyebut dirinya tumbuh dalam komunitas Yahudi ultra-Ortodoks. Tiga tahun lalu, ia memutuskan melepaskan pengecualian wajib militer untuk bergabung dengan angkatan bersenjata Israel selama perang berlangsung.
"Saya mendaftar untuk ikut serta dalam sesuatu yang saat itu saya yakini sebagai upaya membela negara," tulisnya.
Namun setelah menyelesaikan dinas, ia tidak pernah membayangkan akan bergabung dengan Breaking the Silence alih-alih bepergian atau memulai pendidikan.
Breaking the Silence menyambut penunjukannya melalui unggahan di X dan menyatakan sudah waktunya kebenaran mengenai pendudukan wilayah Palestina disampaikan kepada publik.
Di akhir pernyataannya, Kroizer menyerukan agar mereka yang pernah bertugas selama perang berani menyampaikan kesaksian.
"Karena itu, saya tidak akan tinggal diam. Jika kalian bertugas selama perang, jangan tinggal diam juga."
Sejak Oktober 2023, perang Israel di Jalur Gaza telah menewaskan lebih dari 74.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 175.000 orang lainnya, berdasarkan data Kementerian Kesehatan Gaza.
Perang tersebut juga telah menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur sipil di Gaza.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546390/original/066861500_1775294100-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9316786/original/087225900_1785989372-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2405289/original/014245500_1541910595-vota.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5567303/original/005078600_1777274692-dinesh-bhusal-ipxrJXeKzn4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546340/original/050246100_1775287307-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9389317/original/045133900_1793705217-WhatsApp_Image_2026-11-03_at_17.51.58.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378258/original/080645800_1792494122-Untitled.jpg)