Luis Inacio Lula da Silva kembali memenangi Pilpres Brasil pada Minggu (25/10), mengamankan masa jabatan keempatnya. Tokoh kiri-tengah yang dikenal keras mengkritik Presiden Amerika Serikat Donald Trump ini disebut sebagai kemenangan bagi pihak yang menolak pengaruh AS yang kian besar di Amerika Latin.
Otoritas pemilu Brasil, menurut Associated Press, menyatakan Lula meraih 51,8 persen suara setelah seluruh suara selesai dihitung. Ia unggul hampir 4,4 juta suara atas pesaingnya, Flavio Bolsonaro, putra mantan Presiden Jair Bolsonaro. Politikus itu akan segera berusia 81 tahun.
Malam pemungutan suara diwarnai kekacauan di sejumlah TPS setelah keputusan mendadak seorang hakim Mahkamah Agung memperpanjang waktu pemungutan selama dua jam. Langkah tersebut berpotensi memicu upaya hukum dari kubu Bolsonaro.
Hasil ini mematahkan tren kemenangan kandidat kanan-tengah yang bersekutu dengan Trump di berbagai negara Amerika Latin. Brasil bersama Meksiko dipastikan tetap dipimpin pemerintahan berhaluan kiri-tengah. Kemenangan ini juga membuka jalan bagi Brasil mempertahankan sikap independen terhadap AS, meski ada tekanan tarif dagang dari pemerintahan Trump. Perekonomian Brasil tercatat sekitar 2,6 triliun dolar AS per tahun.
Advertisement
Euforia dan Respons Kontras Usai Hasil Ditetapkan
Sebuah video yang dirilis tim kampanye menunjukkan Lula merayakan kemenangan bersama Ibu Negara Rosangela da Silva dan para sekutu usai hasil putaran kedua dikonfirmasi oleh otoritas pemilu Brasil.
Dalam rekaman tersebut, Lula tampak mengenakan kacamata merah berbentuk bintang dan mencium istrinya.
Ratusan pendukung mulai berkumpul di jalan utama Kota Sao Paulo untuk merayakan hasil pemilu.
Di Rio de Janeiro, sejumlah pengendara mobil membunyikan klakson. Seorang perempuan berpakaian merah, warna identik pendukung Lula, meneriaki empat pria yang tengah menikmati bir dan mengenakan atribut kuning-hijau khas pendukung Bolsonaro. "Kalian kalah! Menangis saja terus!"
Sorak-sorai terdengar di jalanan ketika hasil resmi dipastikan.
Tidak semua warga Brasil menyambut kemenangan ini. Rodrigo Valentim, pengusaha berusia 51 tahun yang mendukung Bolsonaro, menilai pemerintahan Lula berikutnya akan berdampak buruk pada perekonomian. Ia menyinggung respons positif pasar keuangan saat putaran pertama ketika Bolsonaro meraih suara lebih banyak.
"Saya tidak mengerti bagaimana orang-orang bisa memilih Lula," kata Valentim. "Negara ini sedang runtuh."
Hingga laporan ini disampaikan, Bolsonaro belum memberikan tanggapan atas hasil pemilu. Masa jabatan baru Lula dijadwalkan dimulai pada 5 Januari 2027.
Advertisement
Persaingan Ketat Pilpres Brasil, Isu Keamanan dan Harga Pangan
Persaingan Lula dan Bolsonaro berlangsung ketat. Pada putaran pertama awal Oktober 2026, Bolsonaro unggul lebih dari 2,2 juta suara.
Namun, Lula membalikkan keadaan pada putaran kedua, Minggu malam, dan mencatatkan tonggak sejarah: untuk pertama kalinya sejak berakhirnya kediktatoran militer pada 1985, kandidat yang menempati posisi kedua di putaran pertama akhirnya memenangkan kursi presiden.
Lula menghadapi kekhawatiran publik terkait tingginya biaya hidup dan masalah keamanan. Bolsonaro menonjolkan janji penegakan hukum yang tegas dan menurunkan harga pangan jika terpilih.
Di sisi lain, Lula berupaya menarik pemilih yang belum menentukan pilihan melalui berbagai program insentif pemerintah yang membutuhkan anggaran besar.
Kampanye kedua kubu juga dibayangi dugaan korupsi yang melibatkan anggota keluarga dan sekutu politik masing-masing. Bolsonaro turut dikaitkan dengan skandal korupsi besar di Brasil.
Lula pun memiliki rekam jejak perkara hukum. Ia pernah dipenjara lebih dari satu tahun setelah dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi, meskipun putusan tersebut kemudian dibatalkan.
Karier politik Lula dimulai pada 1970-an sebagai pemimpin serikat pekerja. Ia ikut mendirikan Partai Buruh, kendaraan politik yang mengantarnya mencalonkan diri sebagai presiden.
Setelah tiga kali gagal, Lula menang pada 2002 dan kembali terpilih empat tahun kemudian.
Pada 2010, jabatan presiden beralih kepada Dilma Rousseff, mantan menteri di kabinet Lula. Rousseff terpilih kembali pada 2014.
Rousseff dimakzulkan pada 2016 akibat manipulasi pencatatan anggaran negara, di tengah penyelidikan korupsi besar-besaran yang juga menyeret nama Lula.
Lula berupaya maju pada pemilihan 2018, namun pada Maret tahun itu ia dipenjara setelah dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi dan menjalani 580 hari kurungan.
Mahkamah Agung Brasil kemudian membatalkan putusan setelah polisi menemukan pesan-pesan yang menunjukkan hakim pemvonis tidak bersikap netral.
Usai bebas, Lula kembali aktif berpolitik dan menjadi salah satu pengkritik paling keras terhadap Jair Bolsonaro, yang saat itu menjabat presiden. Persaingan berlanjut di Pilpres 2022, saat Lula mengalahkan Jair dengan selisih tipis.
Pada 2026, Lula berhadapan dengan Flavio Bolsonaro. Seusai tertinggal di putaran pertama, ia mengubah strategi: memperluas dukungan pemilih muda, menggerakkan jutaan warga untuk turun ke jalan membela nilai-nilai demokrasi dan warisan kepemimpinannya, menyoroti kekhawatiran atas kemungkinan terbentuknya pemerintahan Bolsonaro, serta memperkuat sejumlah program pemerintah.
Dengan kemenangan ini, Lula bergabung dengan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Nikaragua Daniel Ortega sebagai tiga presiden tertua di kawasan Amerika. Ketiganya sama-sama berusia 80 tahun.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9366168/original/049013100_1791256425-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2914760/original/000288800_1568789374-20190918-Kabut-Asap-Malaysia-Singapura-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5102003/original/068673400_1737425335-20250121-Tokoh_Penting-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376200/original/084715700_1792312230-AP26290458830942.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381773/original/048235500_1792892483-Gedung_runtuh_di_Kenya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6276979/original/019659800_1779152027-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381906/original/010899800_1792908791-download.jpg)