Demo Anak Muda di Barcelona Ricuh, Lebih dari 100 Orang Ditangkap

Sejumlah orang yang ditangkap dilaporkan masih berusia di bawah umur.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Demo Anak Muda di Barcelona Ricuh, Lebih dari 100 Orang Ditangkap
Sejumlah demonstran berhadapan dengan polisi saat aksi menentang kenaikan biaya hidup sekaligus menyuarakan tuntutan mahasiswa di Paris, Prancis, Sabtu (17/10/2026). (AP Photo/Emma Da Silva)

Demo melibatkan ratusan anak muda di Barcelona, Spanyol, berakhir ricuh pada Sabtu (24/10) malam waktu setempat.

Aksi tersebut diwarnai bentrokan dengan aparat keamanan, pembakaran tempat sampah, hingga perusakan sejumlah toko.

Mengutip laporan surat kabar La Vanguardia pada Minggu, Menteri Dalam Negeri Catalonia Nuria Parlon menyebut lebih dari 100 orang telah ditangkap terkait kerusuhan tersebut. Sejumlah orang yang ditangkap dilaporkan masih berusia di bawah umur.

Demonstrasi yang berpusat di kawasan Plaça de Catalunya itu diikuti lebih dari 600 orang. Dalam bentrokan dengan aparat, sejumlah peserta melemparkan petasan dan batu ke arah petugas serta membakar tempat sampah. Sebanyak 14 toko juga dilaporkan menjadi sasaran vandalisme.

Kerusuhan turut berdampak pada aktivitas pusat perbelanjaan di sekitar lokasi. Sejumlah pusat perbelanjaan besar, termasuk El Corte Inglés, terpaksa menutup akses masuk selama situasi tidak kondusif. Akibatnya, ratusan pengunjung sempat tertahan di dalam gedung.

 

Demo Anak Muda Meluas di Eropa

Menurut surat kabar Spanyol El Periódico, demonstrasi tersebut diorganisasi melalui media sosial tanpa pemimpin resmi.

Sejumlah pemuda yang diwawancarai media itu mengatakan aksi mereka tidak berangkat dari satu isu khusus, tetapi terinspirasi oleh gelombang demonstrasi massal yang berlangsung di sejumlah negara Eropa.

Gelombang protes serupa sebelumnya muncul di Prancis pada pertengahan September. Aksi awal yang melibatkan pelajar sekolah menengah di pinggiran Paris untuk menuntut perbaikan fasilitas sekolah kemudian diikuti warga yang memprotes kenaikan biaya hidup.

Demonstrasi tersebut selanjutnya menyebar ke sejumlah kota di Italia, Albania, Belgia, dan Spanyol.

Rekomendasi