Kebakaran TPA Supit Urang Belum Padam Meski Heli Jalankan 30 Kali Water Bombing

Kebakaran TPA Supit Urang memasuki hari kelima. Pemprov Jatim mengerahkan helikopter dengan 30 sorti. Operasi udara berpotensi berlanjut besok.

Hermawan Arifianto
Oleh Hermawan Arifianto- Reporter
Kebakaran TPA Supit Urang Belum Padam Meski Heli Jalankan 30 Kali Water Bombing
Kebakaran TPA Supit Urang Meluas 15 Hektare, Pemprov Jatim Gempur Api Lewat Udara dan Modifikasi Cuaca

Kebakaran TPA Supit Urang, Kota Malang, Jawa Timur, memasuki hari kelima pada Minggu (25/10/2026). Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengerahkan helikopter water bombing untuk mempercepat pemadaman sekaligus meminimalkan risiko bagi petugas dan relawan di lapangan.

Meski kobaran api mulai berkurang, bara masih tersimpan di dalam tumpukan sampah sehingga proses pemadaman belum sepenuhnya tuntas.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut armada udara telah melakukan 30 sorti pemadaman dari udara pada hari yang sama. Ia menegaskan pengerahan helikopter tidak mudah karena sejumlah daerah lain juga membutuhkan fasilitas serupa.

"Penanganan di lokasi TPA tidak bisa hanya mengandalkan jalur darat. Di bawah tumpukan sampah masih tersimpan bara api. Jika tumpukan itu ambles, keselamatan petugas dan relawan sangat terancam. Dengan water bombing, upaya penanganan jauh lebih aman," ujar Khofifah, Minggu (25/10/2026).

Water Bombing Dilanjut Besok

Jika kondisi cuaca memungkinkan, operasi water bombing akan dilanjutkan pada Senin (26/10/2026). Pemprov Jatim juga berkoordinasi dengan Lanud Abdulrachman Saleh terkait izin penerbangan.

Penjabat (Pj) Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan pemadaman semakin terbantu oleh sinergi operasi udara dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilakukan Pemprov Jatim untuk memicu hujan.

"Hujan deras kemarin sore hingga malam sangat membantu mempercepat pemadaman di TPA Supit Urang," kata Wahyu.

Di sisi lain, tim darat tetap berupaya memadamkan bara api tersembunyi melalui teknik injeksi air dan pembongkaran tumpukan sampah di area terdampak.

Kebakaran dilaporkan mencakup area seluas 15 hektare, terdiri atas 7 hektare di lahan lama (old landfill) dan 8 hektare di lahan baru (new landfill).

Rekomendasi