Update Korban Gempa Kolombia: 239 Orang Masih Terjebak, 243 Bangunan Runtuh

Sebanyak 243 bangunan juga dilaporkan runtuh di lima kota yang terdampak paling parah

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Update Korban Gempa Kolombia: 239 Orang Masih Terjebak, 243 Bangunan Runtuh
Petugas penyelamat dan warga mencari di antara reruntuhan setelah gempa bumi melanda Cali, Kolombia, pada hari Senin, 10 Agustus 2026. (Foto AP/Santiago Saldarriaga)

Asosiasi Ibu Kota Provinsi Kolombia (Asocapitales) melaporkan sedikitnya 190 orang meninggal dunia dan 1.679 lainnya terluka akibat gempa yang mengguncang Kolombia pada Senin (10/8/2026).

"Sebanyak 190 orang meninggal dunia di sejumlah kota, yakni 95 orang di Cali, 81 orang di Pereira, sembilan orang di Quibdo, dan lima orang di Manizales. Sementara itu, 1.679 orang terluka, yakni 999 orang di Cali, 278 orang di Pereira, 174 orang di Armenia, 116 orang di Quibdo, dan 112 orang di Manizales," kata Asocapitales seperti dikutip RIA Novosti, Rabu (12/8/2026).

Di Cali, ibu kota Departemen Valle del Cauca, sebanyak 239 orang masih terjebak di bawah reruntuhan. Sementara 180 orang lainnya dilaporkan hilang.

Sebanyak 243 bangunan juga dilaporkan runtuh di lima kota yang terdampak paling parah, yakni Pereira, Quibdo, Manizales, Armenia, dan Cali. Kelima kota tersebut masih berada dalam status siaga merah.

Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung. Petugas juga melakukan pendataan kerusakan serta pemeriksaan kondisi bangunan dan infrastruktur yang terdampak.

Sementara itu, penerbangan dari dan menuju tiga bandara di Kolombia masih dihentikan. Namun, bandara di Manizales, Quibdo, Armenia, Cali, dan Buenaventura telah kembali beroperasi.

Gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8/2026). Episentrum gempa berada di dekat San Jose del Palmar, wilayah administratif di Departemen Choco.

Guncangan gempa dirasakan di sebagian besar wilayah Kolombia serta sejumlah negara tetangga.

Rekomendasi