Delegasi Indonesia meninggalkan ruang Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersiap menyampaikan pidato, Kamis (24/9/2026) waktu setempat.
Aksi walk out tersebut dilakukan bersama puluhan delegasi negara lain. Berdasarkan rekaman sidang yang dihimpun Anadolu, perwakilan dari hampir 70 negara meninggalkan ruang sidang atau mengosongkan kursi mereka ketika Netanyahu naik ke mimbar.
Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di New York juga membagikan rekaman yang memperlihatkan diplomat Indonesia beranjak dari kursinya saat Netanyahu dipersilakan menyampaikan pernyataan nasional.
Sejumlah negara yang melakukan walk out antara lain Turki, Palestina, Tunisia, Suriah, Aljazair, Yaman, Mesir, Irak, Arab Saudi, Yordania, Iran, Qatar, Lebanon, Malaysia, Indonesia, dan Kuwait.
Delegasi Spanyol, Brasil, Peru, Kuba, Nigeria, Ghana, Libya, Bangladesh, Afghanistan, Oman, Niger, Madagaskar, Botswana, Bahama, Antigua dan Barbuda, serta Cabo Verde juga dilaporkan meninggalkan ruangan atau tidak menghadiri pidato Netanyahu.
Aksi tersebut membuat sebagian besar kursi di ruang Sidang Umum PBB terlihat kosong ketika Netanyahu melanjutkan pidatonya.
Advertisement
Negara yang Tetap Berada di Ruang Sidang
Meski puluhan negara meninggalkan ruangan, sejumlah delegasi tetap berada di dalam aula ketika Netanyahu menyampaikan pidatonya.
Perwakilan Amerika Serikat, Jerman, Argentina, Hungaria, Serbia, Ukraina, Ceko, dan Yunani tercatat tetap berada di ruang sidang.
Inggris, Prancis, Irlandia, Belgia, dan Norwegia juga tetap mengirimkan perwakilan di ruangan tersebut. Delegasi Uni Eropa turut berada di dalam aula.
China, yang selama ini menyampaikan kritik terhadap kebijakan Israel di Gaza dan Tepi Barat, diwakili oleh satu diplomat selama pidato Netanyahu.
Selain itu, delegasi Uni Emirat Arab dan Bahrain juga tetap berada di tempatnya. Kedua negara tersebut sebelumnya menjalin normalisasi hubungan dengan Israel melalui Kesepakatan Abraham.
Negara lain yang tetap diwakili selama pidato antara lain Australia, Austria, Kanada, Portugal, Polandia, Denmark, Rumania, Slovakia, Estonia, Lithuania, Luksemburg, Islandia, Azerbaijan, Kazakhstan, Meksiko, Kenya, dan El Salvador.
Sementara itu, beberapa negara memilih tidak mengosongkan seluruh kursinya. Sebagian delegasi meninggalkan satu perwakilan atau diplomat junior untuk tetap berada di ruang sidang.
Aksi walk out berlangsung di tengah ketegangan internasional terkait perang di Gaza serta kebijakan Israel di Tepi Barat dan kawasan Timur Tengah. Netanyahu tetap melanjutkan pidatonya meski sejumlah besar delegasi meninggalkan ruangan.