Putra Perdana Menteri Israel Putuskan Ganti Nama

Nama baru yang dipilih menggabungkan nama paman dan nama keluarga asli dari kakeknya.

Khairisa Ferida
Oleh Khairisa Ferida - Reporter
Putra Perdana Menteri Israel Putuskan Ganti Nama
<p>Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Dok. AFP)</p>

Yair Netanyahu, yang berusia 34 tahun dan merupakan putra tertua dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, telah secara resmi mengubah namanya menjadi Yonatan Hun. Hal ini dilaporkan oleh Haaretz pada hari Rabu berdasarkan dokumen perpajakan yang tersedia.

Laporan tersebut mengungkapkan bahwa catatan pajak Yair untuk tahun 2026 telah diajukan dengan nama barunya. Meskipun demikian, nomor identitas dan alamat yang tertera masih sama dengan laporan pajak tahun 2024, yang masih menggunakan nama aslinya.

Di Israel, terdapat peraturan yang menyatakan bahwa nama yang telah diubah secara resmi tidak dapat diganti lagi dalam jangka waktu tujuh tahun. Hal ini menandakan bahwa Yair telah membuat keputusan yang cukup serius mengenai identitas barunya.

Belum ada kejelasan apakah Yair akan memanfaatkan nama barunya dalam kehidupan sehari-hari atau jika perubahan ini dilakukan untuk tujuan tertentu. Di akun media sosial utamanya, ia masih mempertahankan nama yang lama.

Nama Yonatan diambil dari nama pamannya, yang merupakan saudara laki-laki Benjamin Netanyahu. Yonatan "Yoni" Netanyahu merupakan sosok yang gugur pada tahun 1976 dalam misi penyelamatan sandera Israel yang dikenal sebagai Operasi Entebbe di Uganda.

Sementara itu, Hun adalah nama keluarga asli dari kakek Yair di pihak ibu, Shmuel Ben-Artzi. Kakeknya awalnya bernama Samuel Hun sebelum kemudian mengganti namanya menjadi Shmuel Ben-Artzi.

Menurut laporan dari Haaretz, Yair telah menggunakan nama keluarga Hun di beberapa profil media sosial lainnya selama beberapa tahun. Namun, alasan di balik pengesahan perubahan nama ini baru terjadi sekarang masih belum terungkap.

Yair terkenal sebagai seorang aktivis sayap kanan yang vokal serta pembawa acara podcast. Ia telah tinggal di Florida, Amerika Serikat, selama beberapa tahun terakhir.

Ia sering kali menarik perhatian karena unggahan-unggahannya yang provokatif di media sosial dan hubungan dekatnya dengan berbagai politikus serta tokoh publik sayap kanan di Eropa dan AS.

Selain itu, putra Benjamin Netanyahu yang lainnya, Avner, juga pernah melakukan perubahan nama secara resmi. Dalam dokumen properti di London, namanya tercatat sebagai Avi Segal setelah ia membeli apartemen di kota tersebut.

Nama baru tersebut diambil dari nama gadis neneknya di pihak ayah. Tahun lalu, Avner mengungkapkan bahwa perubahan nama itu dilakukan demi alasan keamanan saat menempuh pendidikan di London.

Benjamin Netanyahu sendiri pernah menggunakan nama Benjamin "Ben" Nitai ketika menempuh pendidikan di Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada tahun 1970-an. Ia menjelaskan bahwa nama tersebut dipilih agar lebih mudah diucapkan oleh orang-orang Amerika.

Rekomendasi