FOTO: Hingga Hari ke-23, Gempuran Rudal Israel Terus Membumihanguskan Jalur Gaza Palestina

Dari Jet tempur F-16, F-35, drone Hermes 950, helikopter Apache hingga tank Howitzer self-propelled M109 155 mm Israel terus meluncurkan serangannya ke Gaza.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Reporter
FOTO: Hingga Hari ke-23, Gempuran Rudal Israel Terus Membumihanguskan Jalur Gaza Palestina
FOTO: Hingga Hari ke-23, Gempuran Rudal Israel Terus Membumihanguskan Jalur Gaza Palestina (Merdeka.com)

Gempuran alat tempur militer Israel dari Tel Aviv terus mengalami peningkatan ke bumi Gaza, Palestina.

Sudah hari ke-23, pertempuran antara pasukan Hamas Palestina dan militer Israel semakin mencekam dan memanas pada Senin (30/10/2023).

Sudah hari ke-23, pertempuran antara pasukan Hamas Palestina dan militer Israel semakin mencekam dan memanas pada Senin (30/10/2023).<br>
Dok. Istimewa

Gempuran dari peralatan tempur militer Israel dari Tel Aviv terus mengalami peningkatan ke bumi Palestina.

Gempuran dari peralatan tempur militer Israel dari Tel Aviv terus mengalami peningkatan ke bumi Palestina.<br>
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Israel meningkatkan serangan udara ke Gaza dengan menambahkan jumlah kiriman rudal yang terus menghancurkan rumah-rumah penduduk Palestina.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Melalui jet tempur F-16, F-35, drone Hermes 950, helikopter tempur Apache hingga tank Howitzer self-propelled M109 155 mm terus meluncurkan serangannya ke wilayah Gaza, Palestina.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dari data per hari Minggu (29/10/2023), jumlah korban yang tewas akibat serangan Israel ke Gaza Palestina sudah mencapai 8.005 orang.

Sementara lebih dari 20.200 orang lainnya di Gaza alami luka-luka. 

Sementara lebih dari 20.200 orang lainnya di Gaza alami luka-luka. <br>
Dok. Istimewa

Jumlah korban tewas yang terdiri dari anak-anak dan perempuan dilaporkan yang terbesar di Gaza.

Jumlah korban tewas yang terdiri dari anak-anak dan perempuan dilaporkan yang terbesar di Gaza.<br>
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sementara jumlah korban tewas di Tepi Barat Palestina juga bertambah menjadi 116 orang dengan 2.000 orang lainnya terluka.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sedangkan dari pihak Israel, jumlah korban yang tewas ada sebanyak 1.400 orang dan sekitar 5.431 orang lainnya mengalami luka-luka. 

Selain itu, Hamas juga dilaporkan masih menahan 200 orang tawanan Israel sejak serangan ke Israel pada 7 Oktober lalu.

Selain itu, Hamas juga dilaporkan masih menahan 200 orang tawanan Israel sejak serangan ke Israel pada 7 Oktober lalu.<br>
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Meski sudah didesak PBB dan sebagian besar negara-negara di dunia untuk segera melakukan gencatan senjata, Israel tetap masih melancarkan serangannya ke Gaza.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Namun, pihak Israel justru menanggapi desakan gencatan senjata dari PBB sebagai bentuk 'penghinaan'.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selanjutnya, militer Israel melayangkan perintah darurat kepada warga Palestina agar segera pindah ke selatan Gaza yang akan menjadi target utama gempuran selanjutnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sementara itu, dari media sosial sempat beredar kabar,  jika Kementerian Pendidikan di Gaza terpaksa akan menutup sekolah-sekolah dan mengakhiri tahun ajaran lantaran sebagian besar para murid di Jalur Gaza telah tewas akibat serangan membabi buta Israel

Meski begitu, sampai saat ini belum ada media internasional maupun organisasi untuk memverifikasi laporan itu.

Meski begitu, sampai saat ini belum ada media internasional maupun organisasi untuk memverifikasi laporan itu.<br>
Dok. Istimewa
Rekomendasi