Lebih dari 300 orang dilaporkan masih hilang akibat gempa Jepang. Tim SAR pun terus berjibaku melakukan pencarian dan penyelamatan meski di bawah guyuran hujan salju.
Advertisement
Sudah lebih dari sepekan gempa dahsyat 7,5 magnitudo mengguncang Jepang. Namun, ribuan tim SAR gabungan yang dikerahkan dari seluruh negeri masih terus berjibaku mencari ratusan orang yang masih hilang.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9070383/original/032209400_1783025243-1704791912389-q8a0s.jpg)
Advertisement
Sebagaimana yang terlihat di Kota Suzu, Prefektur Ishikawa, Jepang, pada 8 Januari 2024, tim SAR gabungan menyisir setiap sudut reruntuhan banguaan untuk mencari korban gempa. STR/JIJI PRESS/AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9070384/original/047232900_1783025243-1704792122505-ox15o.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9070385/original/067027900_1783025243-1704792180796-rr5zh.jpg)
Bahkan, guyuran hujan salju tak menghalangi mereka untuk tetap melakukan upaya pencarian dan penyelamatan. STR/JIJI PRESS/AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9070386/original/005563900_1783025244-1704792339321-nk17.jpg)
Sebagaimana dilansir AFP, pihak berwenang melaporkan pada 8 Januari 2024 bahwa jumlah korban tewas meningkat menjadi 168 orang. Sementara, jumlah korban hilang melonjak hingga 323 orang. STR/JIJI PRESS/AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9070387/original/019261100_1783025244-1704792505066-r3tvq.jpg)
Sejumlah pemadam kebakaran melakukan pencarian korban gempa di bawah guyuran hujan salju di Wajima, Prefektur Jepang, pada 8 Agustus 2024. STR/JIJI PRESS/AFP
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9070388/original/033198700_1783025244-1704792621365-9oahz.jpg)
Petugas medis membawa obat obatan dari sebuah ambulans di Suzu, Prefektur Jepang, pada 8 Agustus 2024. STR/JIJI PRESS/AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9070389/original/050188100_1783025244-1704792677174-jt6ne.jpg)
Kondisi sebuah rumah yang runtuh akibat gempa dahsyat tampak diselimuti salju di Kota Shika, Prefektur Jepang, pada 8 Agustus 2024. Philip Fong/AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9070390/original/007098400_1783025245-1704792741645-hd6sx.jpg)
Reruntuhan bangunan yang terbakar setelah terjadi gempa dahsyat tampak diselimuti salju di Wajima, Prefektur Jepang, pada 8 Agustus 2024. STR/JIJI PRESS/AFP
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9070391/original/021728000_1783025245-1704792865201-su3fp.jpg)
Seorang bekerja berjalan di dekat reruntuhan bangunan yang diselimuti salju di Kota Shika, Prefektur Ishikawa, Jepang, pada 8 Januari 2024. Philip Fong/AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9070382/original/009456200_1783025243-1704791731263-r4irf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376738/original/092928100_1792389523-Flavio_Bolsonaro.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476531/original/069494900_1768788179-000_936V2NU.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490104/original/053721500_1769996978-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399338/original/005717900_1761934567-david-syphers-HDDDuX-dNe4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479481/original/046549400_1768979490-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9384206/original/020396000_1793161433-Pemilu_Israel_2.jpg)