Bibit Siklon Tropis 91B Picu Hujan Lebat, BNPB Ungkap Status Siaga-Waspada

BNPB mengingatkan potensi hujan lebat akibat bibit siklon tropis 91B di Teluk Andaman. Sejumlah wilayah ditetapkan siaga dan waspada. Ini rinciannya.

Devira Prastiwi
Oleh Devira Prastiwi- Reporter
Bibit Siklon Tropis 91B Picu Hujan Lebat, BNPB Ungkap Status Siaga-Waspada
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan.

BNPB mengingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Sumatra bagian utara akibat bibit siklon tropis 91B yang terpantau di Teluk Andaman, berdekatan dengan wilayah utara Aceh.

Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat disebut sebagai daerah yang berpeluang diguyur hujan intensitas tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyebut bibit siklon tersebut tidak diperkirakan berdampak langsung ke Indonesia, namun meningkatkan potensi hujan.

"Memang siklon ini diprediksi tidak akan berdampak langsung ke Indonesia, tetapi ada potensi hujan lebat di beberapa tempat hingga tanggal 30 Oktober nanti. Hujan dengan intensitas sedang dan lebat ada di Aceh maupun Sumatera Utara," kata Berton, Kamis (29/10/2026).

Selain hujan, gelombang laut berkategori sedang dengan ketinggian 1,25–2,5 meter diperkirakan terjadi di Selat Malaka bagian utara.

"Kami mengimbau kiranya masyarakat tetap waspada walaupun tidak perlu panik. Kesiapsiagaan menjadi hal yang utama untuk keselamatan kita," tutur dia.

BNPB menetapkan status siaga untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Aceh, Lampung, Bengkulu, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.

Berton menambahkan, potensi cuaca ekstrem juga perlu diwaspadai di wilayah lain.

"Serta di beberapa pulau kami bisa menyampaikan ada level waspada yaitu hujan sedang sampai lebat. Kalau yang tadi status siaga hujan lebat sampai sangat lebat, status waspada adalah hujan sedang sampai lebat itu berpotensi terjadi di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, Bali, Maluku-Maluku Utara, NTT, NTB, serta Papua," papar Berton.

Perkembangan Kekeringan dan Banjir

Berton juga menyampaikan pembaruan penanganan bencana kekeringan dan banjir yang terjadi di sejumlah wilayah.

Adapun kabupaten yang dilaporkan mengalami kekeringan yakni Pekalongan dan Cilacap di Jawa Tengah, serta Klaten, Nganjuk, dan Blitar di Jawa Timur.

Pemerintah daerah di lima wilayah tersebut menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak. Total bantuan yang disalurkan disebut mencapai lebih dari 335 liter, untuk sekitar 162.304 orang.

Selain kekeringan, banjir turut terjadi di beberapa daerah. BNPB melaporkan 1.985 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di wilayah yang masuk dalam laporan.

"Di Langkat juga kami mendapatkan laporan ada 691 KK yang terdampak akibat banjir di Sumatera Utara ini," sambung dia.

Rekomendasi