Presiden Prabowo Subianto meminta pembinaan atlet nasional dijalankan berkelanjutan dan lebih sistematis sejak jenjang sekolah dasar. Ia menekankan perbaikan kualitas sekolah dan ketersediaan sarana olahraga di berbagai daerah sebagai fondasi pembinaan talenta muda.
Pernyataan tersebut disampaikan saat memberi apresiasi dan bonus kepada para atlet peraih medali Asian Games ke-20 dan Asian Para Games ke-5 Aichi-Nagoya 2026 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (29/10/2026), menurut siaran pers Sekretariat Presiden.
"Kita harus membina dari anak-anak SD, untuk itu sekolah-sekolah akan kita perbaiki di seluruh Indonesia," kata Prabowo, dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Kamis (29/10/2026).
Prabowo mengapresiasi capaian kontingen Indonesia yang berhasil meraih lima medali emas pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.
"Kita tidak boleh cepat puas, kita negara keempat terbesar di dunia, kita harus berjuang lebih keras lagi," tuturnya.
Ia menambahkan, pembinaan sejak usia dini akan diperkuat. Setiap kabupaten didorong memiliki sekolah unggulan, sementara sekolah-sekolah di setiap kecamatan akan diperbaiki dan dilengkapi sarana olahraga yang memadai.
Prabowo juga mengajak seluruh pemangku kepentingan olahraga memperkuat kerja sama dan merumuskan langkah yang lebih terarah untuk kemajuan olahraga Indonesia.
"Sekali lagi perjalanan masih jauh, usaha kita harus lebih keras lagi, lebih sistematis. Para pemimpin negara, para pengelola, mari kita bersatu, berjuang merumuskan langkah-langkah terbaik untuk bangsa kita, untuk anak-anak kita, untuk masa depan Indonesia," jelas Prabowo.
Ia turut menyemangati para atlet agar terus berprestasi. "Terima kasih perjuangan kalian, terima kasih telah mengharumkan nama Indonesia, berjuang terus, berprestasi terus, Indonesia harus jadi bangsa yang menang," pungkas Prabowo.
Advertisement
Skema Bonus Atlet dan Pelatih di Hadapan Presiden Prabowo
Pemerintah menetapkan besaran bonus berbeda berdasarkan jenis medali dan nomor pertandingan. Untuk nomor perorangan, peraih emas menerima Rp 3 miliar, perak Rp 525 juta, dan perunggu Rp 262,5 juta.
Pada nomor ganda, peraih medali emas mendapatkan Rp 2,4 miliar, perak Rp 420 juta, dan perunggu Rp 210 juta.
Sementara untuk nomor beregu, bonusnya adalah Rp 1,5 miliar bagi emas, Rp 315 juta untuk perak, dan Rp 157,5 juta untuk perunggu.
Bonus juga diberikan kepada pelatih. Untuk atlet nomor perorangan atau ganda, pelatih menerima Rp 900 juta jika meraih emas, Rp 157,5 juta untuk perak, dan Rp 78,75 juta untuk perunggu.
Adapun pelatih nomor beregu memperoleh Rp 1,2 miliar untuk emas, Rp 210 juta untuk perak, dan Rp 105 juta untuk perunggu.
Untuk medali kedua dan seterusnya yang diraih, pelatih berhak atas bonus Rp 450 juta untuk emas, Rp 78,75 juta untuk perak, serta Rp 39,375 juta untuk perunggu.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385897/original/098515500_1793278230-IMG-20261029-WA0170.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8330636/original/093960800_1782200636-Prabowo_Desa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385392/original/063858100_1793256354-IMG_20261029_131304_405.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385912/original/073897000_1793279931-Berton.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385921/original/019522100_1793280300-email-attachment_2026_10_29_windanelfira-at-klyid_demo-mahasiswa-trisakti-usai-lalu-lintas-jalan-medan-merdeka-selatan-kembali-normal_IMG_6351.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385879/original/070433700_1793276237-1000801140.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385915/original/075393800_1793280225-IMG_0682.jpeg)