PT Petrokimia Gresik (Persero) mencatatkan total produksi pupuk dan nonpupuk fantastis mencapai 6,59 juta ton hingga September 2026. BUMN anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero) ini mengukuhkan posisinya dalam mengawal ketersediaan pupuk petani nasional sekaligus menyuplai bahan kimia dasar bagi industri dalam negeri.
Dari total volume produksi tersebut, lebih dari 4 juta ton di antaranya merupakan produk pupuk untuk mendongkrak produktivitas sektor pangan. Sementara itu, hampir 2,5 juta ton sisanya diproduksi berupa bahan kimia dasar dan produk nonpupuk untuk menyokong operasional sektor industri nasional.
Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan bahwa capaian ini bukan sekadar mengejar angka,melainkan wujud komitmen BUMN dalam menopang dua sektor vital nasional.
“Capaian produksi ini bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan besarnya tanggung jawab Petrokimia Gresik dalam mendukung kebutuhan masyarakat dan industri. Di sektor pertanian, kami berperan menyediakan pupuk untuk menunjang produktivitas petani. Sementara melalui produksi bahan kimia dasar dan nonpupuk, kami turut mendukung keberlangsungan berbagai aktivitas industri nasional,” ujar Daconi di Gresik, Jawa Timur, dikutip Jumat (29/10).
Melonjaknya kapasitas produksi tak lepas dari keandalan operasional serta inovasi teknologi internal. Salah satu terobosan kuncinya adalah inovasi GIO FILTER 1B di Pabrik Amoniak 1B melalui pemasangan Molecular Dryer Filter 154-LC.
Inovasi ini terbukti ampuh menekan potensi kerugian produksi (loss product) amoniak yang sebelumnya mencapai 13.409,21 ton menjadi nol pada unit terkait. Tak hanya itu, inovasi ini mendongkrak kapasitas produksi harian dari 1.970,21 ton menjadi 2.000 ton per hari, sekaligus menghasilkan efisiensi biaya operasional sebesar Rp9,5 miliar.
Advertisement
Sambut Musim Tanam Oktober–Maret
Guna menyambut musim tanam Oktober–Maret, Petrokimia Gresik memperketat sinergi dengan Pupuk Indonesia Grup.Penyelarasan dilakukan mulai dari kapasitas produksi, ketersediaan stok di gudang, hingga mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi agar tepat sasaran sesuai alokasi pemerintah.
"Memasuki musim tanam, ketersediaan pupuk menjadi salah satu faktor penting yang mendukung aktivitas petani. Karena itu, kami terus memperkuat koordinasi bersama Pupuk Indonesia Grup agar kesiapan produksi dapat berjalan selaras dengan kebutuhan penyaluran, sehingga pupuk bersubsidi dapat tersedia bagi petani sesuai ketentuan yang berlaku," ungkap Daconi.
Kesiapan pasokan yang berkelanjutan diharapkan mampu menjaga stabilitas sektor pertanian sekaligus memperkuat daya saing industri dalam negeri.
"Pertanian yang produktif dan industri yang berdaya saing sama-sama membutuhkan dukungan pasokan yang berkelanjutan. Karena itu, Petrokimia Gresik akan terus meningkatkan kemampuan produksinya agar manfaat yang kami hadirkan tidak hanya dirasakan oleh petani, tetapi juga mampu mendukung kemajuan berbagai sektor industri. Inilah kontribusi nyata yang ingin terus kami perkuat untuk Indonesia," tutup Daconi.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385981/original/095195000_1793289319-petrokimia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9382943/original/076490700_1793031247-Presiden_Prabowo_Subianto.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385104/original/054236200_1793239266-woman-holding-document-Depositphotos_133199524_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9379594/original/066446300_1792639636-email-attachment_2026_10_22_immanuel-christian_danantara-mulai-borong-saham-bumn-pandu-sjahrir-lihat-valuasi-menarik_IMG_8171.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385864/original/098648900_1793275025-IMG_0565.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385863/original/087264800_1793274978-WhatsApp_Image_2026-10-29_at_18.39.46.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385775/original/093867500_1793268153-IMG_0568.jpeg)