Timur Tengah Makin Panas, Iran Turunkan 1 Juta Pejuang Siap 'Sambut' Serangan Darat AS

AS mengancam akan mengerahkan serangan darat ke Iran. Hal itu siap dihadapi Iran.

Henni Rachma Sari
Oleh Henni Rachma Sari - Reporter
Timur Tengah Makin Panas, Iran Turunkan 1 Juta Pejuang Siap 'Sambut' Serangan Darat AS
Timur Tengah Makin Panas, Iran Turunkan 1 Juta Pejuang Siap 'Sambut' Serangan Darat AS (Merdeka.com)

Konflik Timur Tengah makin panas. Kini, Iran umumkan kerahkan 1 juta pejuangnya untuk bersiap hadapi serangan darat tentara yang dikirim Amerika Serikat (AS).

Serangan darat AS tersebut digambarkan Iran sebagai langkah bunuh diri di tanah Iran. Menurut laporan, Teheran khususnya fokus pada pertahanan Pulau Kharg yang strategis, dari mana hampir 90 persen minyak Iran diekspor.

Kantor berita Iran, Tasnim, mengutip sumber militer yang menyatakan bahwa seiring meningkatnya spekulasi mengenai 'kesalahan historis' oleh Amerika Serikat untuk terlibat dalam pertempuran darat di front selatan Iran, gelombang antusiasme telah melanda pasukan darat negara itu, yang siap menciptakan "neraka historis" bagi pasukan Amerika di tanah Iran dikutip merdeka.com dari middleeastmonitor.com, Jumat (27/3).

Dilengkapi Peralatan Tempur Darat

Selain 1 juta pasukan yang dilengkapi peralatan siap tempur darat, pejabat tersebut mencatat lonjakan besar dalam permohonan dari pemuda Iran selama beberapa hari terakhir.

Dibanjiri Relawan

Mereka, para sukarelawan dilaporkan membanjiri pusat-pusat perekrutan untuk pasukan paramiliter Basij, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dan tentara reguler, yang ingin berpartisipasi dalam konflik yang diantisipasi.

Dilaporkan sumber militer itu juga dalam setiap upaya AS membuka Selat Hormuz secara paksa sama dengan bunuh diri dan pengorbanan diri. Menegaskan bahwa Iran sepenuhnya siap menghadapi eskalasi semacam itu dan tetap berkomitmen untuk menjaga jalur air strategis tersebut tetap tertutup.

Rekomendasi