Sedikitnya dua orang tewas dan beberapa lainnya terluka, termasuk tiga polisi, setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di Minneapolis, Amerika Serikat (AS). Dikutip dari Al Jazeera, Kamis (3/9/2026), Juru Bicara Kepolisian, Garret Parten, mengatakan kepada wartawan pada Rabu bahwa tersangka penembakan juga telah meninggal dunia.
Polisi menerima laporan mengenai penembakan di sebuah gedung apartemen di pusat kota Minneapolis sesaat setelah pukul 16.30 waktu setempat, atau 22.30 GMT. Beberapa menit setelah memasuki gedung bertingkat tersebut, petugas menemukan para korban.
Satu orang dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Empat korban lainnya dibawa ke rumah sakit, tetapi salah satunya kemudian meninggal dunia. Tiga polisi juga dibawa ke rumah sakit. Dua di antaranya mengalami luka tembak. Menurut Hennepin County Medical Center, ketiga petugas tersebut berada dalam kondisi stabil.
Parten mengatakan belum diketahui secara pasti bagaimana tersangka penembakan meninggal dunia. Hingga kini, polisi juga belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai motif penembakan maupun kondisi para korban yang terluka.
Advertisement
Terjadi di Tengah Rentetan Penembakan
Penembakan di Minneapolis terjadi pada hari yang sama dengan insiden penembakan di Westwood Hills Elementary School, Kota Waynesboro, Virginia. Pihak berwenang mengatakan seorang pria bersenjata berusia 19 tahun memaksa masuk ke sekolah dasar tersebut pada Rabu pagi. Ia menembak dan melukai seorang staf sekolah sebelum mengakhiri hidupnya.
Kedua insiden tersebut terjadi setelah penembakan massal di Chicago, Illinois, dan Trenton, New Jersey, pada Minggu. Menurut pihak berwenang, rangkaian penembakan tersebut menewaskan sedikitnya tiga orang dan menyebabkan 18 orang lainnya terluka.