Aksi tawuran antarpelajar bersenjata tajam terjadi di Jalan Soekarno Hatta, dekat Mapolsek Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Lampung, Rabu (2/9/2026) malam.
Peristiwa tersebut sempat membuat pengguna jalan khawatir lantaran sejumlah remaja terlibat saling serang di tengah jalan raya.
Dalam video yang beredar dan viral di media sosial, sejumlah pelajar terlihat membawa senjata tajam berukuran panjang yang diduga berupa celurit dan parang. Kendaraan yang melintas di lokasi pun tampak memperlambat laju untuk menghindari bentrokan.
Peristiwa tersebut disebut terjadi sekitar pukul 19.27 WIB. Seorang pengendara bernama Wayan mengaku melihat aksi tawuran saat melintas di lokasi.
"Saya lewat terus ada yang kayak tawuran gitu, mereka sampai ke tengah jalan," kata Wayan, Kamis (3/9).
Wayan mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlah remaja yang terlibat. Ia memilih tidak berhenti karena situasi di lokasi dinilai cukup mengkhawatirkan.
"Kurang tahu berapa banyak, saya tidak fokus lihat karena takut. Mereka bawa motor," ujarnya.
Menurut Wayan, para remaja yang terlibat terlihat membawa senjata tajam. Ia menduga aksi tersebut melibatkan dua kelompok remaja.
"Iya, kayak arit panjang," katanya.
Polisi Amankan 6 Pelajar
Kapolsek Labuhan Ratu AKP Ono Karyono membenarkan polisi telah melakukan penanganan terhadap aksi tawuran tersebut.
Dalam rekaman video yang beredar, terdengar suara menyerupai letusan senjata api saat tawuran berlangsung. Polisi kemudian memastikan suara tersebut diduga berasal dari tindakan anggota yang berada di lokasi untuk membubarkan dan melerai para pelajar.
"Kami luruskan, suara letusan senjata api itu dari anggota yang hendak melerai aksi tawuran," kata AKP Ono.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan informasi terkait kejadian tersebut. Saat ini, proses pemeriksaan dan pengembangan masih dilakukan untuk mengungkap kronologi lengkap serta pihak-pihak yang terlibat.
Penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya pelajar lain yang ikut dalam aksi tawuran tersebut.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Labuhan Ratu Ipda Roy Purba mengatakan polisi telah mengamankan enam orang yang diduga terlibat dalam tawuran.
"Enam orang," kata Roy.
Keenam orang tersebut masih berstatus pelajar dan tergolong anak-anak. Polisi masih meminta keterangan mereka untuk mengetahui peran dan keterlibatan masing-masing.
"Pelajar ini, mereka masih anak-anak," ujarnya.
Roy menjelaskan, enam pelajar tersebut diamankan pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Penanganan dilakukan secara gabungan dengan melibatkan personel Intel Polresta Bandar Lampung, Polsek Tanjung Senang, dan Polsek Labuhan Ratu.
Polisi Masih Kejar Satu Pelajar
Penyelidikan masih dikembangkan karena polisi menduga ada satu remaja lain yang belum berhasil diamankan.
"Sementara ini enam. Ada satu lagi kawannya yang masih belum kita amankan," kata Roy.
Selain mengamankan para pelajar, polisi juga menyita satu bilah senjata tajam yang diduga berkaitan dengan aksi tawuran tersebut.
"Ada satu, sementara masih satu kita amankan," sebutnya.
Mengenai motif, polisi sementara menduga tawuran tersebut dipicu kenakalan remaja. Meski demikian, penyidik masih mendalami keterangan para pelajar yang telah diamankan.
"Motifnya masih kenakalan anak remaja," kata Roy.