Bicara di Rusia, Prabowo Jelaskan Pentingnya MBG hingga Hilirisasi

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam pidatonya di Eastern Economic Forum di Rusia.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Bicara di Rusia, Prabowo Jelaskan Pentingnya MBG hingga Hilirisasi
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sebagai tamu kehormatan dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026) (Istimewa)

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikan Prabowo saat berpidato sebagai tamu kehormatan dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).

Di hadapan Presiden Rusia Vladimir Putin, Prabowo mengatakan pemerintah memiliki tanggung jawab untuk melindungi masyarakat yang lemah, mengelola sumber daya secara baik, memberantas korupsi, serta berinvestasi untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang rakyat dan bangsa.

"Itulah arti 'pembangunan untuk kepentingan rakyat' bagi Indonesia: kebaikan terbesar bagi sebanyak-banyaknya orang," kata Prabowo dalam pidatonya sebagaimana disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (3/9/2026).

Menurut Prabowo, pembangunan tidak boleh hanya memberikan keuntungan kepada segelintir orang. Sebaliknya, pembangunan harus mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat, termasuk melalui pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan bergizi, pupuk bagi petani, rumah layak, hingga lapangan pekerjaan.

"Pembangunan harus diukur di meja makan keluarga-keluarga biasa. Apakah anak-anak menerima makanan bergizi, apakah petani dapat memperoleh pupuk dan menjual hasil produksi mereka dengan harga yang adil, apakah keluarga dapat tinggal di rumah yang layak, apakah kaum muda dapat menemukan pekerjaan yang produktif, dan apakah listrik dapat menjangkau setiap rumah di setiap desa," tuturnya.

Prabowo mengatakan pemerintah kemudian menjalankan program makan bergizi gratis (MBG) untuk memastikan anak-anak hingga ibu hamil mendapatkan asupan makanan bergizi. Selain itu, pemerintah juga terus mendorong swasembada pangan dan ketahanan energi.

"Inilah sebabnya Indonesia menyediakan makanan bergizi gratis bagi semua anak kami dan bagi ibu-ibu mereka yang sedang hamil. Inilah sebabnya kami mengupayakan swasembada pangan dan ketahanan energi," ujarnya.

Tak hanya itu, pemerintah mempercepat hilirisasi industri agar sumber daya alam Indonesia dapat memberikan nilai tambah sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan di dalam negeri.

"Inilah sebabnya kami mempercepat hilirisasi industri, sehingga sumber daya alam kami dapat menciptakan industri, keterampilan, dan pekerjaan yang baik di dalam negeri," sambung Prabowo.

Prabowo juga menekankan pentingnya mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia agar semakin cepat. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.

"Inilah sebabnya kami menginginkan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat—bukan pertumbuhan hanya demi pertumbuhan itu sendiri, tetapi pertumbuhan yang dapat mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan menuju martabat," pungkas Prabowo.

Temui Putin di Rusia, Prabowo Bahas Perminyakan hingga Kosmonautika

Sementara itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan isi pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). Pertemuan tersebut juga diisi dengan jamuan santap siang yang digelar Putin untuk Prabowo.

Teddy mengatakan kedua pemimpin membahas penguatan hubungan dan kerja sama bilateral Indonesia-Rusia di berbagai sektor. Sejumlah bidang yang menjadi pembahasan antara lain perminyakan, energi, perikanan, pertanian, ekonomi, pendidikan tinggi, hingga kosmonautika dan pertukaran teknologi.

"Kedua pemimpin membahas penguatan hubungan dan kerja sama bilateral di berbagai bidang, mulai dari perminyakan, energi, perikanan, pertanian, ekonomi, pendidikan tinggi, hingga kosmonautika dan pertukaran teknologi," ujar Teddy dalam keterangannya, Kamis (3/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Putin menyebut Indonesia sebagai salah satu mitra kunci Rusia di kawasan Asia-Pasifik. Hubungan kedua negara juga ditandai dengan peningkatan volume perdagangan yang mencapai 12% pada 2025.

"Hubungan Indonesia dan Rusia telah terjalin selama lebih dari lima dasawarsa dan semakin erat setelah kedua negara meningkatkan hubungan menjadi kemitraan strategis pada tahun lalu," tutur Teddy.

"Kerja sama ekonomi juga terus berkembang, termasuk melalui penandatanganan perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia," lanjutnya.

Selain membahas kerja sama ekonomi dan berbagai sektor strategis, Prabowo turut menekankan pentingnya konektivitas serta kerja sama maritim antara Indonesia dan Rusia. Hal ini mengingat posisi kedua negara yang sama-sama berada di kawasan Pasifik.

"Indonesia dan Rusia terus memperkuat kemitraan strategis untuk membuka lebih banyak peluang dan manfaat bagi masyarakat kedua negara," kata Teddy.

Rekomendasi