Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam rangkaian kunjungannya ke Vladivostok, Kamis (3/9/2026). Pertemuan tersebut sekaligus diisi dengan jamuan santap siang.
Dalam pertemuan itu, Putin menyampaikan apresiasi kepada Prabowo yang memenuhi undangannya untuk hadir sebagai tamu kehormatan utama dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bapak Presiden berkunjung ke Kota Vladivostok dan ikut serta dalam Forum Ekonomi Timur sebagai tamu kehormatan utama," kata Putin saat melakukan pertemuan dengan Prabowo, sebagaimana disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (3/9/2026).
Putin juga menyambut kedatangan Prabowo di Vladivostok. Dia mengaku senang dapat kembali bertemu dengan Presiden RI sekaligus menerima kunjungannya ke Rusia.
"Kami sangat senang dan gembira menerima kunjungan dari Bapak Presiden hari ini. Selamat datang," ujarnya.
Kedekatan Prabowo-Putin
Putin menilai pertemuan keduanya dengan Prabowo pada 2026 menunjukkan kedekatan secara pribadi sekaligus menggambarkan hubungan bilateral yang semakin erat antara Rusia dan Indonesia.
Menurut Putin, Indonesia merupakan salah satu mitra penting Rusia di kawasan Asia-Pasifik. Dia juga menyinggung hubungan persahabatan yang telah terjalin antara kedua negara selama bertahun-tahun.
"Indonesia merupakan mitra yang paling kunci bagi Rusia di kawasan Asia-Pasifik. Kita telah menjalin hubungan persahabatan selama bertahun-tahun," ucap Putin.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sementara Putin didampingi sejumlah pejabat dan menteri Rusia, salah satunya Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.