Seiring meningkatnya aktivitas kriminalitas di Los Angeles, Amerika Serikat, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Los Angeles mengimbau WNI di untuk berhati-hati menjaga keselamatan diri. Imbauan itu disampaikan KJRI melalui surat resmi yang diunggah melalui media sosial Instagram, Kamis lalu.
Dalam surat imbauan tersebut, WNI yang sedang berada di wilayah kerja KJRI Los Angeles diminta meningkatkan kehati-hatiannya seiring dengan situasi keamanan yang meningkat.
Fadhly Ahmad, Konsul PSB I dari KJRI Los Angeles, melalui surat imbauan tersebut mengajak WNI di Los Angeles dan sekitarnya untuk "selalu berhati-hati di manapun Anda berada dan untuk terus mencermati dan waspada terhadap perkembangan situasi keamanan setempat."
Selain itu ia juga mengimbau WNI di sekitar Los Angeles untuk berhati-hati dan peka terhadap kehilangan dan pencurian paspor.
Advertisement
Tingkat kriminalitas meningkat
Terdapat beberapa kontak yang ia jabarkan untuk WNI yang sedang berada dalam kondisi darurat "Jika sedang dalam keadaan darurat dan berbahaya, segera cari tempat berlindung dan hubungi 911."
"Jika kehilangan paspor atau mengalami pencurian, hubungi 911 atau pihak kepolisian terdekat, dan hubungi hotline imigrasi kami di +1 (213) 677-9999. Bagi WNI yang berada di wilayah kerja KJRI Los Angeles dan membutuhkan bantuan kami, dapat menghubungi hotline 24 jam per minggu di +1 (213) 590-8095.
Wilayah kerja KJRI di Los Angeles meliputi Los Angeles dan beberapa Negara Bagian dan wilayah lain, seperti Arizona, California Selatan, Colorado, Hawaii, Nevada Selatan, Utah dan Kepulauan Pasifik di teritori AS.
Belakangan ini, aktivitas kriminalitas semakin meningkat di daerah sekitar Los Angeles. Selain maraknya penembakan, terdapat peristiwa perampokan yang melibatkan kekerasan terhadap warga sipil.
12 Mei lalu, sekelompok pencuri menghajar secara brutal seorang pemilik toko perhiasan di Los Angeles. Para pencuri tersebut bersenjata pistol dan mencuri jam tangan mewah serta perhiasan dari toko itu.
Reporter Magang: Qaulan Maruf Indra