China melaporkan 94 kasus penularan lokal Covid-19 saat negara itu terus berjuang melawan wabah paling parah sejak puncaknya tahun lalu di Wuhan, melakukan tes terhadap puluhan juta warganya di seluruh negeri.
Dari infeksi baru ini, 41 tercatat di Henan, provinsi yang dihantam banjir parah bulan lalu. Demikian disampaikan Komisi Kesehatan Nasional (NHC) pada Senin, saat mengumumkan kasus yang tercatat pada Minggu.
Sebanyak 38 kasus lainnya tercatat di Provinsi Jiangsu, di mana Nanjing, lokasi wabah pertama tahun ini, terdeteksi. Di dekat Hunan, sebanyak 12 kasus terdeteksi dan tiga kasus dilaporkan di Provinsi Hubei.
Dilansir South China Morning Post, Senin (9/8), wabah gelombang kedua ini telah menyebar ke 17 provinsi, setelah virus corona varian Delta yang sangat menular terdeteksi di antara para pegawai bandara di Nanjing pada 20 Juli lalu, menjadi tantangan paling berat negara ini sejak epidemi berhasil ditangani tahun lalu.
Lonjakan kasus baru ini mendorong dilakukannya tes Covid massal, lockdown, dan pembatasan perjalanan, serta sejumlah pejabat dipecat dan dihukum karena gagal mencegah gelombang kedua ini. Beijing juga memperketat pembatasan perjalanan bagi warganya sebagai upaya mengatasi infeksi.
Saat ini ada 216 daerah yang ditetapkan sebagai risiko tinggi atau sedang di China daratan, terbanyak sejak tahun lalu. Nanjing, dengan populasi 9 juta jiwa, telah merampungkan tes Covid massal lima tahap dan sedang melaksanakan tes massal parsiap tahap keenam regional, sementara tes massal tahap baru berlanjut di kota-kota lainnya yang dihantam wabah gelombang kedua.
Pada Minggu, NHC memerintahkan pejabat di seluruh China menjadikan upaya penghentian penyebaran virus menjadi prioritas utama mereka di tengah lonjakan kasus di seluruh negeri. NHC juga meminta pejabat kesehatan melakukan tindakan ketat untuk mencegah dan mengendalikan infeksi rumah sakit.
Di China, hampir 1,77 miliar dosis dosis vaksin Covid-19 telah diberikan pada hari Minggu.