Sumber di pemerintahan Amerika Serikat mengatakan kepada stasiun televisi CBS,
Mongolia dan Singapura adalah dua lokasi terakhir yang disebut-sebut tengah dipertimbangkan sebagai tuan rumah pertemuan Presiden Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.
Jumat lalu Donald Trump mengatakan kepada wartawan, opsi pertemuannya dengan Kim Jong-un mengerucut menjadi dua tempat.
"Saya akan bertemu Kim Jong-un dalam beberapa minggu mendatang, kami menantikan pertemuan itu," kata Donald Trump selama konferensi pers dengan Kanselir Jerman Angela Merkel seperti dikutip dari CBS News, Minggu (28/4/).
Trump menambahkan, "Kami berujung pada dua negara sebagai tuan rumah, dan kami akan memberitahukan Anda nanti".
Presiden ke-45 Amerika Serikat itu menolak menjawab spekulasi apakah dia telah bertemu langsung dengan Kim Jong-un. Dia hanya mengatakan dirinya dan Kim Jong-un memiliki "hubungan kerja yang baik".
"Saya tidak ingin mengomentari soal itu, tapi kami punya hubungan kerja yang baik. Kami sedang mengatur pertemuan. Hal-hal telah berubah secara drastis sejak beberapa bulan lalu...," ujar Trump.
Reporter: Khairisa Ferida
Sumber: Liputan6.com