Di tengah ketegangan rakyat Prancis menantikan terpilihnya presiden baru, ayah dari salah satu kandidat mengeluarkan pernyataan cukup mengejutkan. Jean-Marie Le Pen, ayah dari pemimpin partai sayap kanan Prancis Marine Le pen, menyatakan bahwa putrinya tidak layak menjadi presiden."Dia memiliki karakter. Dia tidak kekurangan itu. Tetapi (untuk menjadi seorang presiden) Anda juga butuh kualitas lain," kata Jean-Marie (88 tahun) dalam sebuah wawancara dengan the Sunday Times, seperti dilansir dari laman the Australian, Minggu (7/5)."Dia juga memberikan performa mengecewakan dalam debat capres di televisi pekan lalu karena melemparkan kritik pribadi terhadap saingannya, Mcron," tambahnya.Menurut Jean-Marie jabatan presiden malah lebih pantas disandang oleh cucunya, Marion Marechal-Le Pen (28 tahun), yang sudah aktif menjadi anggota parlemen di Partai Front Nasional sejak usia 22 tahun. "Marion Marechal-Le Pen merupakan kandidat presiden yang lebih baik dibandingkan Le Pen. Tetapi dia baru bisa mencalonkan diri jadi presiden saat usianya sudah matang," cetusnya.Hubungan Jean-Marie dan Le Pen memang sudah memburuk usai putrinya mendepak dia pada 2015 lalu dari keanggotaan Partai Front Nasional yang didirikanya akibat pernyataan kontroversial tentang Holocaust.Jean-Marie mengaku bahwa dirinya belum terlibat percakapan sedikitpun dengan putrinya sejak pengusiran itu. Sampai saat ini, dia pun tidak tahu penyebab Le Pen menyingkirkannya dari partai."Apa yang dilakukannya itu sangat buruk. Itu tidak adil dan tidak masuk akal. Saya sendiri tidak tahu alasannya. Saya masih tidak percaya bahwa pengusiran itu disebabkan oleh komentar saya tentang Holocaust," akunya.Kendati demikian, Jean-Marie telah berusaha membangun percakapan dengan putrinya usai memenangkan pemilu putaran pertama. Dia mengirim surel dan mengucapkan selamat kepada Le Pen yang hingga saat ini masih belum ditanggapi olehnya."Saya telah menelepon banyak orang agar memilih Marine Le Pen. Tetapi seharusnya dia meminta saran saya tentang menjalankan kampanye, mereka bisa memanfaatkan pengalaman saya. Tetapi jelas mereka tidak meminta apapun dari saya," pungkasnya.
Ayah Marine Le Pen sebut putrinya tak pantas jadi presiden Prancis
Ayah Marine Le Pen sebut putrinya tak pantas jadi presiden Prancis. Jean-Marie Le Pen, ayah dari pemimpin partai sayap kanan Prancis Marine Le pen, menyatakan bahwa putrinya tidak layak menjadi presiden. Menurut dia, jabatan presiden malah lebih pantas disandang oleh cucunya, Marion Marechal-Le Pen (28 tahun).
Advertisement
Rekomendasi