Pesawat British Airways rute London–Chicago terpaksa kembali ke Heathrow setelah mengalami penurunan ketinggian mendadak hingga 28.000 kaki di atas wilayah Irlandia. Pesawat mendarat dengan selamat di London.
Dikutip dari The Guardian, Selasa (6/10/2026), penerbangan BA295 menuju Bandara Internasional O'Hare mengalami "masalah teknis". Masker oksigen kemudian keluar dari langit-langit kabin ketika pesawat memutuskan putar balik.
Boeing 777-200ER itu berangkat dari Heathrow pada Senin pukul 12.14 waktu setempat. Sekitar satu jam setelah lepas landas, pesawat telah mencapai ketinggian jelajah 37.000 kaki sebelum diturunkan ke bawah 10.000 kaki. Pilot juga mengaktifkan kode darurat 7700 kepada pengawas lalu lintas udara, kode darurat umum yang digunakan secara internasional.
Layanan pelacak penerbangan memperlihatkan pesawat sempat terbang melingkar di atas Selat Bristol, antara Pembrokeshire dan North Devon, untuk menghabiskan bahan bakar dan mengurangi bobot sebelum pendaratan normal. Pesawat akhirnya tiba kembali di Heathrow sesaat setelah pukul 17.00 waktu setempat.
Seorang penumpang, Tom Nicholls, menyebut pesawat lebih dulu mengalami "sedikit turbulensi yang tiba-tiba" sebelum keadaan darurat diumumkan. Ia mengatakan penurunan ketinggian hingga 9.000 kaki berlangsung cepat, namun tidak terlalu membuat penumpang tidak nyaman.
"Pesawat menyesuaikan diri, tetapi rasanya tidak seperti sedang turun dengan cepat. Saya rasa pilot melakukan pekerjaan dengan sangat baik," kata Nicholls.
"Masker oksigen keluar tidak lama kemudian dan ada sedikit ketidakpastian di dalam pesawat. Pasangan di depan kami tidak bisa menjangkau masker mereka, tetapi ketika mereka menemukan kursi kosong dengan masker, kapten mengumumkan bahwa kami sudah berada di bawah 10.000 kaki sehingga masker tersebut tidak diperlukan," lanjutnya.
"Keselamatan pelanggan dan awak kami selalu menjadi prioritas utama, dan pesawat mendarat dengan selamat setelah pilot kami yang sangat terlatih kembali ke Heathrow menyusul masalah teknis," kata juru bicara British Airways.
Advertisement
Depresurisasi Kabin Diduga Terjadi
Para penumpang turun dari pesawat secara normal, sementara tim British Airways mengatur ulang perjalanan mereka secepat mungkin.
Foto-foto dari dalam kabin yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah masker oksigen menggantung dari langit-langit saat pesawat dalam perjalanan kembali ke Inggris.
Penurunan cepat hingga di bawah 10.000 kaki dan penggunaan kode darurat 7700 biasanya berkaitan dengan kondisi depresurisasi kabin. Namun, British Airways belum mengonfirmasi penyebab resmi keadaan darurat tersebut.
Pesawat yang digunakan, Boeing 777-200ER, merupakan salah satu armada tertua yang masih dioperasikan British Airways. Unit ini diserahkan kepada maskapai pada Juli 1997.
Sejumlah penumpang telah dialihkan ke penerbangan baru yang dijadwalkan berangkat pada Selasa.