Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi meluncurkan Konsep Desain Transformasi Blok M Fase Ultimate pada Selasa, 6 Oktober 2026. Usai peluncuran, ia memastikan kawasan Blok M akan tetap beroperasi selama proses revitalisasi.
Ia menegaskan aktivitas tidak boleh berhenti di kawasan tersebut.
"Yang jelas, Blok M enggak boleh berhenti, Blok M enggak boleh napasnya itu tidak tersambungkan. Jadi Blok M itu harus ada terus karena memang di sini seluruh aktivitas sekarang ini tidak pernah terputus," ujar Pramono di Blok M Hub, Rabu (6/10/2026).
Pramono mengingat saat Pemprov DKI Jakarta membangun Taman Bendera Pusaka dan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, kegiatan di Blok M tetap berjalan seperti biasa.
"Bahkan ketika beberapa taman-taman yang kita bangun, termasuk Taman Bendera Pusaka, Taman Martha Tiahahu, ini menunjukkan bahwa Blok M yang begitu dinamis," jelas Pramono.
Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, menyebut seluruh tenant akan dialihkan ke lokasi sementara sebelum pekerjaan fisik dimulai agar operasional tidak terputus.
"Pada saat nanti kita lakukan pembangunan, sebelum groundbreaking, kami menjamin semua tenant ada 332, itu kami lakukan transisi. Transisi nanti tempatnya kami lakukan di satu tempat posisinya, jadi tidak pernah lepas, tetap melakukan operasi itu (tenant)," papar dia.
Tuhiyat juga memastikan layanan TransJakarta tetap berjalan selama proses berlangsung, dengan pengaturan bersama dinas terkait.
"Kemudian pada saat pembangunan berlangsung, TransJakarta tetap berlangsung. Yang nanti kami akan layoutnya bersama para UPD yang terkait dengan itu, terutama di Dinas Perhubungan nanti. Itu akan terus berlangsung (TransJakarta)," jelas Tuhiyat.
Advertisement
Ruh Blok M Dipastikan Tetap Terjaga
Pramono kembali menekankan, penyempurnaan dan penataan ulang membuat Blok M menjadi lebih modern tanpa menghilangkan karakter utamanya.
"Karena bagaimana pun Blok M ini, walaupun orang mungkin bercanda, tetapi menurut saya itulah yang menjadi salah satu kekuatan utama Blok M, orang mengatakan Blok M ini menjadi Negara Blok M," kata dia.
Ia menilai daya tarik kawasan ini kuat di kalangan pengunjung dari berbagai daerah, terutama anak muda, didukung akses transportasi yang kian terintegrasi.
"Mencari makanan yang baru, sesuatu yang viral, membeli sesuatu yang terjangkau; itulah yang menjadi kekuatan Blok M dan apalagi sekarang ini dengan pengaturan transportasi yang lebih baik, apakah itu MRT, apakah itu TransJakarta, TransJabodetabek akan sangat mudah untuk bisa sampai di Blok M," ucap dia.
Ia meminta jajaran MRT Jakarta dan pengembang Intiland memegang teguh konsep inti Blok M saat transformasi berjalan.
"Secara khusus saya meminta kepada jajaran MRT dan juga Intiland untuk tetap memegang konsep utama mengenai Blok M yaitu tempat yang sesuatu yang bersifat live, tempat untuk bekerja yang tidak pernah putus, tempat yang terkoneksi dengan sesegala sesuatu di seluruh dunia, tempat segala sesuatu yang melihat kemajuan anak-anak muda, dan juga tradisi budaya yang baru yang merupakan kolaborasi yang datang dari mana saja," papar dia.
Pramono menyatakan keyakinannya terhadap keberlanjutan fungsi kawasan dari berbagai sisi.
"Itulah yang kemudian saya yakin akan bisa membuat Blok M tetap terjaga dari berbagai aspek. Salah satunya tentunya adalah aspek budaya, ekonomi, komersial, dan sebagainya," jelas Pramono.