Marinir Amerika Serikat berusia 27 tahun bernama Louis F. Cardin kemarin dilaporkan tewas akibat serangan roket militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Irak.Kementerian Pertahanan AS (Pentagon) mengumumkan mereka akan menambah pasukan darat menghadapi ISIS. Peristiwa ini membuktikan AS juga mengirim pasukan darat selain serangan udara yang selama ini dilakukan untuk menyerang ISIS.Koran the Daily Mail melaporkan, Senin (21/3), Cardin terluka parah setelah unitnya diserang ISIS dengan roket. Dia kemudian tewas akibat luka-lukanya itu.
Louis F Cardin ©Daily Mail
Cardin berasal dari Temecula, Negara Bagian California. Dia ditugaskan bersama Batalion Kedua, Resimen Marinir Keenam, Unit Ekspedisi Marinir ke-26, Camp Lejeune. Militer AS yang terakhir tewas di Irak tercatat bernama Joshua L Wheeler. Dia tewas dalam baku tembak ketika penyerbuan ke penjara ISIS.Cardin bergabung dengan Korps Marinir pada Juni 2006 sebagai personel artileri lapangan.Cardin sudah banyak mendapat penghargaan selama menjadi tentara AS. Di antaranya dia sudah menerima medali penghargaan selama bertugas di Irak dan Afganistan.Unit Ekspedisi Marinir ke-26 (MEU) akan menambah kekuatan tentara Negeri Paman Sam sayang sudah berada di Irak."Itu adalah tembakan keberuntungan ISIS," kata pejabat militer AS yang enggan diketahui namanya. Dalam serangan itu sebanyak lima tentara AS juga terluka.Menurut koran the Washington Post, ISIS sejak Juni 2014 menguasai Kota Mosul dan pasukan Amerika bersama kelompok pesrhmerga merebut kembali kota itu.Stasiun televisi Fox menyatakan, ini adalah kali kedua tentara As tewas sejak operasi pasukan darat dikerahkan musim panas tahun lalu.