Jumlah korban tewas dalam kebakaran kapal feri di Filipina kembali bertambah. Penjaga Pantai Filipina mengonfirmasi penemuan 41 jenazah tambahan di dalam kapal yang terbakar.
Dengan tambahan itu, total korban meninggal dunia menjadi 76 orang. Informasi ini dikutip dari Channel News Asia, Minggu (13/9/2026).
Juru bicara Penjaga Pantai Filipina, Commodore Noemie Cayabyab, menyebut jenazah akan dibawa ke pelabuhan di Coron, Palawan, dalam pernyataan pada Sabtu.
Beberapa jam sebelumnya, petugas badan penanggulangan bencana terlihat membawa peti mati menuju sebuah pemakaman di kota wisata tersebut. Pemakaman itu disiapkan untuk menampung sementara korban kebakaran M/V June Aster yang terbakar pada Rabu.
Sebanyak 30 jenazah pertama telah tiba melalui jalur laut pada Sabtu pagi dan tim forensik mulai melakukan proses identifikasi. Total itu juga mencakup lima jenazah yang ditemukan sesaat setelah insiden.
Kapal M/V June Aster saat ini kandas sekitar 7,5 kilometer dari garis pantai.
Kristine Ablana, pejabat pariwisata yang ditunjuk sebagai juru bicara resmi, mengatakan makam sementara dengan kedalaman sekitar satu meter telah disiapkan. Para kerabat korban akan dibawa untuk mengidentifikasi barang-barang pribadi yang diduga milik anggota keluarga mereka.
“Setelah seseorang dapat memastikan bahwa foto atau barang-barang tersebut memang milik kerabat mereka, mereka akan diminta memberikan sampel DNA,” kata Ablana kepada wartawan, Sabtu.
Prosedur ini dilakukan untuk membantu memastikan identitas para korban secara lebih akurat.
Advertisement
Belasan Orang Belum Ditemukan
Menurut Penjaga Pantai Filipina, 30 penumpang, termasuk dua warga negara Chile, serta 13 awak kapal telah berhasil diselamatkan.
Namun sekitar 12 orang masih diyakini belum ditemukan.
Operasi pencarian, penyelamatan, dan proses identifikasi korban tetap berlanjut.