Lost Contact di Laut Jawa, Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Dievakuasi Bertahap

Kapal Virgo Transport 8 hilang kontak di perairan Masalembo. KSOP Banjarmasin sebut upaya evakuasi berlangsung dan keselamatan jadi prioritas.

Immanuel Christian
Oleh Immanuel Christian - Reporter
Lost Contact di Laut Jawa, Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Dievakuasi Bertahap
Kapal Virgo Transport 8 yang membawa 243 orang dilaporkan hilang kontak di Laut Jawa. (Liputan6.com/ Dok Ist)

Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa, tepatnya di sekitar Masalembo, setelah mengalami listing (kemiringan) pada Minggu (13/9/2026). Pada penanganan awal, 115 orang telah berhasil dievakuasi.

KM Virgo Transport 8 merupakan kapal ro-ro penumpang berbendera Indonesia dengan ukuran 8.540 GT. Kapal dinakhodai Arief Yunianto dan dioperasikan PT Virgo Karya Shipping.

Informasi awal kecelakaan disampaikan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui KSOP Kelas I Banjarmasin. Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto, menjelaskan kapal mengalami listing dan hilang kontak di sekitar perairan Masalembo pada sekitar pukul 02.00 LT, Minggu (13/9/2026). Sebelumnya, kapal bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) pukul 06.52 LT menuju Pelabuhan Banjarmasin. Berdasarkan data manifes terdapat 243 orang di atas kapal, terdiri dari 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, 1 anak-anak, serta 126 sopir dan kernet.

Keselamatan Jadi Fokus Operasi Kapal Virgo Transport 8

Menindaklanjuti laporan insiden, KSOP Kelas I Banjarmasin segera melakukan penanganan darurat. Posko dibuka di Terminal Penumpang Bandarmasih Trisakti Banjarmasin untuk mendukung koordinasi di lapangan.

Koordinasi dilakukan bersama Basarnas, BUP PT Pelindo, Kantor Distrik Navigasi Banjarmasin atau VTS, Kepanduan PT Pelindo III Banjarmasin, pihak keagenan kapal, hingga keluarga penumpang.

"Kami telah merespons cepat laporan insiden yang dialami KM. Virgo Transport 8 di wilayah perairan Masalembo. Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan seluruh pihak yang berada di atas kapal melalui pengerahan operasi penyelamatan yang terkoordinasi," ujar Heri Purwanto dalam keterangan tertulis, Minggu (13/9/2026).

Operasi evakuasi dan penanggulangan di lokasi dilakukan unsur SAR gabungan bersama Basarnas Banjarmasin. Upaya tersebut turut dibantu kapal yang berada di sekitar lokasi, yakni KM Hai Da, MT Mau Ha, dan TB TCP.

"Dari proses penanganan awal tersebut, sebanyak 115 orang penumpang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat maupun mendapatkan perawatan medis, sementara proses pencarian dan pendataan lebih lanjut terus berlangsung," ungkapnya.

Penyebab Masih Diselidiki

Selain membawa penumpang dan awak kapal, KM Virgo Transport 8 mengangkut 89 unit kendaraan. Kondisi terkait muatan tersebut masih dalam proses pendataan dan penanganan oleh pihak berwenang.

KSOP Kelas I Banjarmasin menyebut penyebab kecelakaan belum dapat dipastikan. Dugaan yang berkaitan dengan faktor alam, teknis, maupun manusia masih dalam tahap investigasi dan konfirmasi lebih lanjut.

Dampak insiden terhadap muatan, potensi pencemaran lingkungan, serta harta benda lainnya juga belum dapat disimpulkan karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

Heri Purwanto menegaskan KSOP Kelas I Banjarmasin terus memantau perkembangan operasi penyelamatan dan penanganan insiden tersebut.

"KSOP Kelas I Banjarmasin berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penanganan insiden ini secara berkala dan akan menyampaikan pembaruan informasi resmi kepada masyarakat seiring dengan progress di lapangan," tutupnya.

Rekomendasi