Sebanyak 103 penumpang kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di perairan Laut Jawa berhasil dievakuasi oleh sejumlah kapal hingga Minggu (13/9/2026) pukul 12.00 WITA. Dari jumlah tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 102 penumpang lainnya berhasil diselamatkan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan, proses evakuasi masih terus dilakukan terhadap penumpang kapal Virgo Transport 8 yang berlayar dengan rute Surabaya-Banjarmasin tersebut.
"Sejumlah kapal berhasil mengevakuasi total 103 orang, di mana satu di antaranya meninggal dunia, lainnya selamat," kata I Putu Sudayana.
Kapal Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak setelah diketahui menghadapi cuaca buruk saat berlayar di Laut Jawa menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Informasi mengenai kondisi kapal tersebut kemudian diterima General Manager (GM) Virgo Transport 8 yang selanjutnya melaporkan kejadian itu kepada Kantor SAR Banjarmasin untuk mendapatkan bantuan pencarian dan pertolongan.
Berdasarkan data awal, kapal tersebut membawa sekitar 240 orang atau people on board (POB). Tim SAR bersama unsur terkait kemudian melakukan pencarian dan evakuasi terhadap para penumpang.
I Putu mengatakan, kondisi cuaca di lokasi saat ini masih menjadi tantangan bagi proses operasi SAR. Tinggi gelombang laut dilaporkan mencapai sekitar 2,5 meter.
"Kondisi laut saat ini, tinggi gelombang mencapai 2,5 meter. Jadi sangat riskan untuk kapal-kapal 4,5 meter seperti punya kami," ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, tim SAR akan memprioritaskan penggunaan kapal berukuran besar untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi penumpang yang masih berada di kapal maupun di sekitar lokasi kejadian.
"Jadi akan kami prioritaskan kapal-kapal besar," kata I Putu.
Hingga pukul 12.00 WITA, sebanyak 103 orang telah berhasil dievakuasi. Tim SAR masih melakukan upaya pencarian dan pertolongan untuk memastikan seluruh penumpang Virgo Transport 8 dapat ditemukan dan dievakuasi dengan selamat.