Tak henti-hentinya dunia mengabarkan soal meninggalnya Presiden Venezuela Hugo Chavez, termasuk persiapan mengantarkan sang komandan ke peristirahatannya yang terakhir.Sejak Chavez diumumkan tiada di Rumah Sakit Militer Dr. Carlos Arvelo, Ibu Kota Caracas, ribuan rakyat Venezuela mengerubungi tempat itu. Mereka juga menghadiri perpindahan semayam jenazah pemimpin mereka itu ke Akademi Militer Fuerte Tiuna dengan suasana penuh emosional, demikian disampaikan oleh Prianti Gagarin Djatmiko Singgih, duta besar Republik Indonesia untuk Venezuela saat dihubungi oleh wartawan merdeka.com, Kamis (7/3).Rakyat juga rela berjalan sepanjang 12 kilometer untuk mengawal Chavez ke persemayamannya. "Untuk keterangan selengkapnya soal upacara penguburan Chavez pihak kedutaan Indonesia baru akan mengetahui sore nanti," ujar Prianti. Rencananya presiden bertubuh tambun itu akan dimakamkan pukul 10 pagi waktu setempat, atau 21.00 WIB, hari ini.Prianti menduga Chavez akan dimakamkan dekat pahlawan Amerika Latin Simon Bolivar. Presiden itu memang sangat tergila-gila pada karisma Bolivar. Saat upacara militer untuk memindahkan jenazahnya pun pedang Bolivar terhunus.Prianti memberikan kesan luar biasa pada Chavez. Tak henti-henti pujian bagi sang komandan mengalir dari duta besar itu. "Beberapa kali saya bertemu beliau dan orangnya memang sangat hangat. Gampang untuk didekati, ramah, luar biasa. Belum pernah saya berjumpa dengan pemimpin negara sehangat Chavez," katanya. Selain itu Chavez dikenal oleh Prianti sebagai presiden yang doyan blusukan menyapa warganya. Sang komandan tidak ragu untuk mendatangi warga, bermain bola, menari, bernyanyi bersama rakyat. Dia juga melihat langsung kondisi masyarakatnya sehingga bisa menentukan kebijakan yang pas terutama untuk kaum miskin.
Meraba persiapan tempat istirahat terakhir sang komandan
Ada dugaan Hugo Chavez akan dimakamkan dekat kuburan pahlawan Amerika Latin Simon Bolivar.
Advertisement
Rekomendasi