Insiden serangan James Holmes, kerap disebut penembakan Joker, di pemutaran perdana film The Dark Knight Rises akhir pekan lalu malah membuat warga Amerika Serikat semakin gandrung senjata api. Penjualan pistol dan senapan otomatis meningkat tajam di wilayah Kota Aurora, tempat kejadian perkara.BBC melaporkan, Kamis (26/7), sehari setelah insiden terjadi, ada 1.243 warga Negara Bagian Colorado mengajukan izin membeli senjata api. Peningkatan ini mencapai 43,5 persen. Pemilik toko senapan Jake Meyers mengatakan beberapa pembeli akhirnya membeli pistol akibat penembakan itu. "Orang yang toko saya mengatakan insiden ini membuat mereka merasa pergi ke bioskop pun harus berjaga-jaga dengan senjata api, supaya lebih aman," ujar dia.Di Amerika, toko senjata di beberapa negara bagian, termasuk Colorado, tidak memaksa pembeli senjata api mengisi formulir dan mengurus registrasi. Kebijakan ini disebut 'tidak tanya, bayar, dan bawa pulang'. Tidak hanya penjualan senjata api, permintaan untuk latihan menembak pun meningkat drastis. Instruktur les menembak, Brandon Baker yang tinggal 24 kilometer dari Kota Aurora mengaku kebanjiran peminat baru. Fenomena ini juga terjadi di wilayah sekitar Colorado, seperti Negara Bagian Oregon dan Florida. Berdasarkan analisis Associated Press yang dikutip BBC, warga berbondong-bondong membeli senjata api karena khawatir pemerintah Amerika bakal mengubah undang-undang dasar. Salah satu pasal menyebut rakyat Negeri Paman Sam itu berhak menenteng senjata api buat kepentingan pribadi.Aturan hukum ini yang menjadi polemik warga pro-senapan sebagai perlindungan pribadi dan anti-senjata api. Calon presiden Partai Republik, Mitt Romney, tidak mendukung pengubahan aturan hukum soal senjata api. Sementara Presiden Barack Hussein Obama diperkirakan bakal mendukung revisi undang-undang mengatur persebaran senapan, pistol, dan amunisi.Tindakan gila James Holmes, 24 tahun, di Bioskop Century 16, Kota Aurora, menyebabkan 12 penonton tewas dan 59 cedera. Dia membeli senjata api lewat Internet. Apartemennya juga diisi bahan peledak ketika polisi mencoba menggeledah setelah dia tertangkap tak lama setelah kejadian.Tiga hari lalu pelaku yang merasa dirinya Joker ketika diinterogasi polisi ini menjalani sidang awal dengan penampilan aneh, yaitu rambut berwarna oranye. Jaksa menyampaikan temuan seluruh senjata yang Holmes miliki berstatus legal.
Selepas insiden joker, senjata api malah makin laris
Di Colorado, meningkatnya penjualan senjata api mencapai 43,5 persen.
Rekomendasi