Ingin Gugurkan Kandungan Akibat Diperkosa, Perempuan Ini Diancam Penjara 20 Tahun

Senin, 12 November 2018 18:15 Reporter : Pandasurya Wijaya
Ingin Gugurkan Kandungan Akibat Diperkosa, Perempuan Ini Diancam Penjara 20 Tahun perempuan el salvador protes aturan aborsi. ©Alamy Stock Photo

Merdeka.com - Seorang perempuan korban pemerkosaan di El Salvador diancam hukuman penjara 20 tahun atas kasus percobaan pembunuhan setelah dia melahirkan bayi dari pemerkosanya.

Imelda Cortez, 20 tahun, perempuan asal desa miskin di San Mighguel ditahan sejak April 2017 seusai melahirkan bayi perempuan dari pemerkosanya yaitu ayah angkatnya.

Cortez dilarikan ke rumah sakit oleh ibunya ketika dia sedang kesakitan dan mengeluarkan banyak darah. Dokter di ruang gawat darurat curiga Cortez hendak menggugurkan kandungan dan kemudian menghubungi polisi. Bayi itu kemudian lahir dalam keadaan sehat ketika usia Cortez 18 tahun.

Dilansir dari laman the Guardian, Senin (12/11), Cortez mengalami penganiayaan oleh ayah angkatnya yang berusia 70 tahun sejak dia berusia 12 tahun. Dia awalnya tidak mengerti kalau dia hamil. Setelah melahirkan Cortez didakwa atas percobaan pembunuhan, permohonan bebas dengan jaminannya ditolak dan dia jebloskan ke penjara sepekan dari rumah sakit.

"Ini ketidakadilan yang sangat ekstrem terhadap perempuan yang pernah saya ketahui," ujar salah satu pengacara Cortez, Bertha Maria Deleon. "Negara berulangkali melanggar hak-hak Imelda sebagai korban. Dia jelas mengalami gangguan psikologis tapi negara tidak memberikan perhatian."

Aborsi masih dilarang di El Salvador dan aturan ini kerap merugikan kaum perempuan.

Ketika Cortez di rumah sakit ayah angkatnya mendatangi dia dan mengancam akan membunuhnya, kakaknya, ibunya, jika dia melaporkan perbuatan bejat itu. Kabar itu diperoleh dari seorang pasien yang mendengar pembicaraan itu dan melapor kepada suster yang kemudian menghubungi polisi.

Kasus ini menjadi perbicangan luas di El Salvador dan pengadilan Cortez digelar hari ini.

Sejauh ini sang ayah angkat belum didakwa atas pelanggaran apa pun. [pan]

Topik berita Terkait:
  1. Pemerkosaan
  2. El Salvador
  3. Aborsi
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini