Rotasi 350 Pejabat Pajak Disorot, Purbaya Buka Suara soal Pencopotannya

Usai serah terima jabatan, Purbaya menyebut ada kaitan rotasi 350 pejabat DJP dengan pencopotannya. Ia menegaskan hal lain jadi hak prerogatif Presiden.

Immanuel Christian
Oleh Immanuel Christian - Reporter
Rotasi 350 Pejabat Pajak Disorot, Purbaya Buka Suara soal Pencopotannya
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di kawasan Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (6/5/2026). (Foto: Liputan6.com/Arief RH)

Purbaya Yudhi Sadewa menyinggung adanya kaitan antara pencopotannya dari kursi Menteri Keuangan dengan rotasi besar-besaran 350 pejabat di Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Pernyataan tersebut disampaikan usai serah terima jabatan di Kementerian Keuangan.

"Sebagian ada," ujar Purbaya singkat usai acara serah terima jabatan di kantor Kementerian Keuangan, Selasa (15/9/2026).

Ia enggan merinci sejauh mana kaitan antara pencopotannya dan perombakan ratusan pejabat pajak itu. "Sebagian lainnya apa? Itu kan hak prerogatif Presiden, kita ikutin saja," tuturnya.

Purbaya menegaskan kebijakan di Kementerian Keuangan selama ia memimpin berjalan searah dengan arahan Presiden. "Ada kan kebijakan kita yang ikutin semua kebijakan Presiden. Dan aman lah itu," tegas Purbaya.

Purbaya Cerita Diskusi dengan Presiden

Purbaya mengungkap sempat berdiskusi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat, sebelum kepala negara bertolak ke luar negeri. Ia menekankan pembahasan saat itu tidak menyentuh soal posisi menteri keuangan.

"Ada diskusi, tapi masalah lain yang didiskusikan," tutur Purbaya.

Ia juga menolak berspekulasi mengenai alasan pencopotannya dan kembali menekankan kewenangan Presiden dalam perombakan kabinet. "Ini hak prerogatif Presiden, kita ikutin saja," tegasnya.

Usai lepas dari jabatan menteri, Purbaya menyebut tidak lagi memburu posisi publik. Ia memilih kembali menekuni profesi sebagai ekonom dan trader, sekaligus meluangkan lebih banyak waktu di rumah.

Rekomendasi