Advertisement
Advertisement
Terbakarnya kereta penuh penumpang di Dhaka ini semakin menambah ketegangan di negara tersebut menjelang pemilu yang akan dilaksanakan pada Minggu (7/1), di mana pihak oposisi berusaha untuk memboikot dan mengganggunya dengan pemogokan umum.
Menurut laporan Al Jazeera, petugas pemadam kebakaran Rakjibul Hasan mengatakan bahwa setidaknya empat gerbong kereta Benapole Express terbakar ketika tiba di Ibu Kota Dhaka dari Kota Jessore sekitar jam 9 malam.
Advertisement
Mohid Uddin, wakil kepala Kepolisian Metropolitan Dhaka, menggambarkan insiden tersebut sebagai tindakan sabotase yang direncanakan untuk menciptakan kepanikan di kalangan warga menjelang pemilu.
“Kami pasti akan mencari tahu pelaku yang terlibat dalam serangan keji tersebut,” kata Uddin, sebagaimana dilansir Al Jazeera.
Kepala polisi Anwar Hossain juga mengatakan kepada kantor berita AFP, “Kami menduga insiden kebakaran itu adalah tindakan sabotase.” Namun, Anwar tak memberikan rincian lebih lanjut.
Advertisement
Bangladesh sering mengalami kekerasan dalam pemilu dan pemungutan suara tahun ini terjadi di tengah budaya politik yang semakin terpolarisasi.