FOTO: Demi Ambil Bendera, Orang-Orang Banyak Jatuh ke Laut saat Mati-matian Berjuang di Kompetisi yang Sudah Ada Sejak 1927

Para peserta berusaha berjalan di tiang yang sudah diberi minyak, kulit pisang, kulit jeruk, telur, dan isi perut ikan tanpa terjatuh.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Reporter
FOTO: Demi Ambil Bendera, Orang-Orang Banyak Jatuh ke Laut saat Mati-matian Berjuang di Kompetisi yang Sudah Ada Sejak 1927
FOTO: Demi Ambil Bendera, Orang-Orang Banyak Jatuh ke Laut saat Mati-matian Berjuang di Kompetisi yang Sudah Ada Sejak 1927 (Merdeka.com)

Kontes Tiang Berminyak tahunan selama Pesta Santo Petrus di Gloucester, Massachusetts, menarik perhatian negara bagian AS.

Peserta berjalan di tiang yang licin saat berkompetisi dalam Kontes Tiang Berminyak ke-94 dalam Perayaan Santo Petrus di Pantai Pavillion di Gloucester, Massachusetts, pada tanggal 28 Juni 2024. Foto: JOSEPH PREZIOSO / AFP

Peserta berjalan di tiang yang licin saat berkompetisi dalam Kontes Tiang Berminyak ke-94 dalam Perayaan Santo Petrus di Pantai Pavillion di Gloucester, Massachusetts, pada tanggal 28 Juni 2024. Foto: JOSEPH PREZIOSO / AFP<br>
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Para peserta berlomba-lomba berusaha berjalan di tiang yang sudah diberi minyak tanpa terjatuh. Foto: JOSEPH PREZIOSO / AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tiang sepanjang 40 kaki itu diolesi minyak dengan barang-barang lainnya seperti kulit pisang, kulit jeruk, telur, dan isi perut ikan. Foto: JOSEPH PREZIOSO / AFP

Tujuan setiap peserta adalah untuk berhasil melewati tiang yang sudah diberi minyak dan merebut bendera yang ditempelkan di ujungnya. Foto: JOSEPH PREZIOSO / AFP

Tujuan setiap peserta adalah untuk berhasil melewati tiang yang sudah diberi minyak dan merebut bendera yang ditempelkan di ujungnya. Foto: JOSEPH PREZIOSO / AFP<br>
Dok. Istimewa

Kompetisi ini diawali dengan jalan kaki, yang disebut babak kesopanan. Di babak pertama ini peserta tidak diperbolehkan menyentuh bendera. Baru setelah melalui babak tersebut, bendera boleh diperebutkan. Foto: JOSEPH PREZIOSO / AFP

Kompetisi ini diawali dengan jalan kaki, yang disebut babak kesopanan. Di babak pertama ini peserta tidak diperbolehkan menyentuh bendera. Baru setelah melalui babak tersebut, bendera boleh diperebutkan. Foto: JOSEPH PREZIOSO / AFP<br>
Dok. Istimewa

Kompetisi ini biasanya memakan waktu dua hingga empat putaran agar seseorang dapat menang, tetapi terkadang bisa memakan waktu hingga enam atau tujuh putaran. Setelah kontestan menangkap bendera, mereka berenang ke pantai bersama kontestan lainnya. Foto: JOSEPH PREZIOSO / AFP

Kompetisi ini biasanya memakan waktu dua hingga empat putaran agar seseorang dapat menang, tetapi terkadang bisa memakan waktu hingga enam atau tujuh putaran. Setelah kontestan menangkap bendera, mereka berenang ke pantai bersama kontestan lainnya. Foto:
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pesta Santo Petrus adalah kombinasi dari festival keagamaan dan perayaan komunitas di Gloucester.

Untuk diketahui, kompetisi ini telah menjadi tradisi sejak tahun 1927. Foto: JOSEPH PREZIOSO / AFP

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kontes tahunan yang berlangsung hingga lima hari di Gloucester ini digelar untuk menghormati Pesta Santo Petrus, sebuah perayaan Katolik di Roma. Foto: JOSEPH PREZIOSO / AFP

Santo Petrus dikenal sebagai santo pelindung para nelayan dan Fiesta Santo Petrus adalah perayaan penangkapan ikan komersial dan kepercayaan Gloucester, yang telah berkembang menjadi pesta seluruh kota termasuk perlombaan 5K, karnaval, dan kontes tiang berminyak yang ikonik. Foto: JOSEPH PREZIOSO / AFP

Santo Petrus dikenal sebagai santo pelindung para nelayan dan Fiesta Santo Petrus adalah perayaan penangkapan ikan komersial dan kepercayaan Gloucester, yang telah berkembang menjadi pesta seluruh kota termasuk perlombaan 5K, karnaval, dan kontes tiang be
Dok. Istimewa
Rekomendasi