Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

AS meragukan Rusia tarik mundur pasukan dari Suriah

AS meragukan Rusia tarik mundur pasukan dari Suriah assad bertemu putin di rusia. ©Sputnik

Merdeka.com - Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Amerika Serikat menyuarakan keraguannya soal pengumuman Presiden Rusia Vladimir Putin yang menyatakan menarik mundur sebagian pasukan Rusia dari Suriah setelah deklarasi kemenangan atas Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

AS menyebut penarikan mundur pasukan Rusia itu terlalu prematur.

Putin memerintahkan pasukannya kembali pulang ketika melawat ke pangkalan udara Rusia di Hmeimim, Suriah dua hari lalu. Dia mengumumkan pasukan Rusia dan Suriah telah menghancurkan kelompok teroris internasional.

"Menurut kami deklarasi Rusia mengalahkan ISIS ini terlalu dini," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, seperti dilansir laman Al Arabiya, Rabu (13/12).

"Kami sudah sering menyaksikan, dalam sejarah, deklarasi kemenangan yang terlalu dini menyebabkan gagalnya konsolidasi militer, mengamankan situasi, dan membuat teroris kembali bangkit."

Juru bicara Pentagon Mayor Marinir Adrian Rankine-Galloway kemarin mengatakan AS tidak melihat ada penarikan mundur yang signifikan dari pasukan Rusia sejak pengumuman Putin itu.

"Pernyataan Rusia soal penarikan mundur pasukan tidak selalu sesuai dengan pengurangan tentara di lapangan," kata Rankine-Galloway. (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP