Basarnas Evakuasi 232 Korban Kebakaran Kapal Mutiara Sentosa 2 di Sumenep

Basarnas berhasil mengevakuasi 232 orang dari insiden kebakaran Kapal Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, yang menyebabkan lima korban meninggal dunia.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Basarnas Evakuasi 232 Korban Kebakaran Kapal Mutiara Sentosa 2 di Sumenep
Basarnas berhasil mengevakuasi 232 korban kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di Perairan Utara Sumenep, Jawa Timur, dengan 227 selamat dan lima meninggal dunia. Simak detailnya. (AntaraNews)

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) berhasil mengevakuasi sebanyak 232 orang menyusul insiden kebakaran Kapal Mutiara Sentosa 2. Peristiwa nahas ini terjadi di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, menyebabkan kepanikan di antara penumpang dan awak kapal. Operasi penyelamatan besar-besaran segera dilancarkan untuk menolong para korban yang terjebak.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengonfirmasi bahwa total 232 orang telah berhasil dievakuasi hingga pukul 18.00 waktu setempat. Sayangnya, insiden tragis ini juga merenggut lima korban jiwa, menambah duka di tengah upaya penyelamatan. Berbagai kapal dikerahkan dalam operasi gabungan ini untuk mempercepat proses evakuasi.

Kapal Mutiara Sentosa 2 dilaporkan terbakar saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar dengan membawa sekitar 250 penumpang dan awak kapal. Insiden ini pertama kali dilaporkan kepada Kantor SAR Surabaya pada pukul 08.24 waktu setempat oleh syahbandar Tanjung Perak. Lokasi kejadian berada di perairan utara Pulau Madura, memicu respons cepat dari tim SAR.

Kronologi Kebakaran dan Upaya Penyelamatan

Laporan awal mengenai kebakaran Kapal Mutiara Sentosa 2 diterima Kantor SAR Surabaya dari syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 waktu setempat. Menurut keterangan dari operator kapal, PT Atosim Lampung Pelayaran, api mulai berkobar saat kapal sedang dalam perjalanan dari Surabaya menuju Makassar. Kapal tersebut mengangkut sekitar 250 penumpang dan awak kapal, yang kini menjadi korban dari insiden ini.

Berdasarkan penuturan kapten kapal, insiden kebakaran terjadi antara pukul 06.00 hingga 07.00 pagi di perairan utara Pulau Madura. Setelah menerima laporan awal, pihak operator kehilangan kontak dengan kapten kapal, menambah kekhawatiran akan kondisi di lapangan. Situasi semakin genting ketika kapal Meratus Project 3 melaporkan pada pukul 09.45 bahwa Kapal Mutiara Sentosa 2 hampir seluruhnya dilalap api.

Pada saat itu, penumpang dan awak kapal terlihat menunggu penyelamatan di anjungan dan haluan kapal, sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi. Sekitar pukul 10.20, beberapa orang dilaporkan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Mereka kemudian berhasil diselamatkan oleh kapal-kapal terdekat seperti TB Hasnur 26 dan British Mentor yang sigap memberikan pertolongan pertama.

Detail Evakuasi dan Korban Jiwa

Operasi penyelamatan melibatkan beberapa kapal yang bekerja sama secara intensif untuk mengevakuasi seluruh korban. Kapal Meratus Pematang Siantar menjadi salah satu yang paling krusial, berhasil menyelamatkan 111 orang, termasuk dua korban meninggal dunia. Kapal ini dijadwalkan akan bertemu dengan kapal Basarnas di Surabaya untuk penanganan lebih lanjut.

Selain itu, kapal TB Hasnur 26 berhasil mengevakuasi 65 penyintas dan satu korban meninggal dunia, menunjukkan peran vitalnya dalam misi penyelamatan. Kapal Transco Arafura juga turut berkontribusi dengan menyelamatkan 17 penyintas, sementara Meratus Project 13 mengevakuasi 13 penyintas dan satu korban meninggal dunia. Kapal Prakarsa Mas juga berhasil menyelamatkan tujuh penyintas dari insiden ini.

Upaya penyelamatan terus berlanjut dengan bantuan dari kapal-kapal lain. SC Aila XVII berhasil menyelamatkan tujuh penyintas, diikuti oleh Selaras Mas dengan tujuh penyintas, dan British Mentor dengan dua penyintas. Sayangnya, kapal Alcon Daniel menemukan satu korban meninggal dunia, menambah jumlah total korban jiwa menjadi lima orang dalam insiden kebakaran Kapal Mutiara Sentosa 2 ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi