Arkeolog Kaget Temukan Kapak Genggam Ukuran Raksasa Berusia 300.000 Tahun, Fungsinya Masih Misterius

Kapak genggam zaman prasejarah ini bikin takjub sekaligus kaget para arkeolog. Selain berukuran raksasa, fungsinya juga masih misterius.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Arkeolog Kaget Temukan Kapak Genggam Ukuran Raksasa Berusia 300.000 Tahun, Fungsinya Masih Misterius
Arkeolog Kaget Temukan Kapak Genggam Ukuran Raksasa Berusia 300.000 Tahun, Fungsinya Masih Misterius (Merdeka.com)

Kapak zaman prasejarah ini ditemukan terkubur sedimen Zaman Es.

Arkeolog Kaget Temukan Kapak Genggam Ukuran Raksasa Berusia 300.000 Tahun, Fungsinya Masih Misterius

Baru-baru ini arkeolog menemukan kapak genggam prasejarah di Inggris. Ilmuwan takjub dengan ukuran perkakas berusia 300.000 tahun ini, yang dinilai sangat besar.

Fungsinya Misterius

Menurut peneliti, belum jelas bagaimana manusia purba dari Zaman Es menggunakan kapak ini.

Tumpukan Artefak Purba

Tumpukan Artefak Purba
Dok. Istimewa

Peneliti dari Universitas College London menemukan kapak ini terkubur sedimen Zaman Es di saluran sungai purba di Lembah Medway, Inggris tenggara. Kapak genggam ini ditemukan di antara 800 artefak yang terkubur di lereng Frindsbury, Kent.

Lokasi Penemuan

Dilansir laman The Blaze, artefak-artefak tersebut ditemukan di situs penggalian di Manor Farm yang dimulai pada 2021. Artefak kuno ini diyakini berasal dari zaman Pleistosen Tengah.

"Kami menyebut alat-alat ini sebagai 'raksasa' karena panjangnya lebih dari 22 sentimeter dan kami menemukan dua perkakas dalam ukuran seperti ini."

Letty Ingrey, arkeolog dari Institut Arkeologi Universitas College London.

"Ini salah satu kapak terpanjang yang pernah ditemukan di Inggris."

Letty Ingrey, arkeolog dari Institut Arkeologi Universitas College London.

Ingrey mengatakan, kapak-kapak genggam ini sangat besar sehingga sulit menggambarkan bagaimana manusia purna memegang dan menggunakannya.

Ingrey mengatakan, kapak-kapak genggam ini sangat besar sehingga sulit menggambarkan bagaimana manusia purna memegang dan menggunakannya.
Dok. Istimewa

Sumber: The Blaze

Menurutnya, kapak-kapak ini kurang praktis secara fungsi atau kegunaan dan kemungkinan bertujuan untuk hal-hal simbolis karena alat ini mewakili kekuatan dan keterampilan.

Menurutnya, kapak-kapak ini kurang praktis secara fungsi atau kegunaan dan kemungkinan bertujuan untuk hal-hal simbolis karena alat ini mewakili kekuatan dan keterampilan.
Dok. Istimewa

Sumber: The Blaze

"Umumnya kita berpikir kapak genggam digunakan sebagai alat potong seperti pisau besar dengan ujung yang kuat dan tajam yang bisa dengan mudah menjagal hewan dan memotong daging," jelas Ingrey. Namun, lanjut Ingrey, pihaknya tidak yakin apakah kapak ini punya fungsi lain atau digunakan dengan cara berbeda. "Siapapun yang membuatnya pasti sangat berusaha keras, pertama untuk menemukan sepotong batu api berkualitas baik yang cukup besar untuk membuat alat sebesar ini dan kemudian menghaluskannya dengan hati-hati dan membentuk ujungnya yang panjang dan halus."

"Kami pikir artefak ini berasal dari periode interglasial (periode hangat) sekitar 330.000 dan 300.000 tahun lalu. Kami tidak ada bukti fosil manusia dari situs tersebut, jadi tidak ada bukti langsung siapa yang membuatnya. Namun, kami sangat paham bahwa Inggris pada masa itu dihuni oleh orang-orang Neanderthal awal, tapi kemungkinan ada spesies manusia purba lain di sekitarnya."

Letty Ingrey, arkeolog dari Institut Arkeologi Universitas College London.

Pada masa itu, Lembah Medway menjadi tempat berburu utama bagi manusia purba kemungkinan karena tempat ini dipenuhi rusa merah, kuda liar, juga gajah dan singa purba yang saat ini telah punah. "Saat ini, kami tidak tahu mengapa dibuat alat sebesar itu atau spesies manusia awal mana yang membuatnya. Situs ini memberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan menarik ini," pungkas Ingrey.

Rekomendasi