Bocoran Cara Kerja Drone Pembasmi Nyamuk

Saat ini sedang dilakukan pengembangan terhadap drone yang berfungsi untuk membasmi nyamuk.

Teddy Tri Setio Berty
Oleh Teddy Tri Setio Berty - Reporter
Bocoran Cara Kerja Drone Pembasmi Nyamuk
Pengunjung terlihat di stan DJI selama Drone World Congress (DWC) di Shenzhen pada 21 Mei 2026. (HECTOR RETAMAL/AFP)

Tornyol, sebuah perusahaan startup asal Amerika yang didukung oleh Y Combinator, sedang mengembangkan drone mikro berbasis teknologi AI yang dapat menurunkan biaya pengendalian nyamuk hingga 100 persen. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi yang lebih efisien dibandingkan metode tradisional yang sering kali menggunakan bahan kimia berbahaya.

Dilaporkan oleh Oddity Central pada Kamis (16/7/2026), drone ini memiliki kemampuan potensial untuk memburu dan menjatuhkan nyamuk di lingkungan perkotaan. Sehingga mengurangi ketergantungan pada solusi pengendalian populasi yang lebih mahal dan berisiko. Dengan pendekatan yang ramah lingkungan ini, Tornyol berupaya memberikan alternatif yang lebih aman bagi masyarakat.

Alex Toussaint, salah satu pendiri Tornyol, membagikan sebuah video yang menunjukkan "pembunuhan antar udara pertama" dari produk mereka pada tanggal 14 Juli 2026. Dalam video tersebut, terlihat drone kecil yang sedang mengejar dan menembak seekor ngengat di lokasi uji coba yang terbatas.

Meskipun ngengat bukanlah target utama, dan area pengujian yang digunakan cukup kecil, ini tetap menjadi langkah signifikan dalam pengembangan drone yang dirancang untuk mengenali dan membasmi serangga di udara. Inovasi ini menunjukkan kemajuan yang menjanjikan dalam teknologi pengendalian hama.

Tornyol berambisi untuk menciptakan drone seberat 40 gram yang dilengkapi dengan mikrofon ponsel pintar, sensor ultrasonik, dan perangkat lunak khusus yang mampu melacak serta menargetkan serangga. Desain drone ini memungkinkan mereka memancarkan denyut ultrasonik dan mendengarkan gema yang dihasilkan oleh serangga.

Secara teoritis, drone tersebut dapat membedakan nyamuk dari serangga lainnya. Caranya dengan mendeteksi sayap nyamuk yang menghasilkan tanda suara khas Doppler. Dengan teknologi ini, diharapkan drone dapat berfungsi secara efektif dalam membasmi hama yang mengganggu.

Insinyur yang terlibat dalam proyek Tornyol yakni Alex Toussaint dan Clovis Piedallu berharap suatu saat drone-drone kecil ini dapat digunakan untuk membersihkan area perkotaan dari nyamuk. Mereka memperkirakan bahwa sepuluh unit drone tersebut mampu membersihkan satu kilometer persegi dari serangga penghisap darah bersayap ini.

Rekomendasi