5 Negara ini banyak belajar dari keunggulan-keunggulan Indonesia

Kamis, 25 Oktober 2018 06:21 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
5 Negara ini banyak belajar dari keunggulan-keunggulan Indonesia Sawahlunto International Music Festival (SIMFes) 2018. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Indonesia saat ini menjadi sorotan dunia. Apalagi sejak menjalin kerja sama dalam berbagai bidang dengan beberapa negara. Seringkali pejabat-pejabat negara-negara di dunia menyoroti keberhasilan Indonesia dalam menata negara. Dan mereka tertarik untuk belajar penataan negara dari Indonesia.

Berikut negara-negara yang mempelajari keunggulan-keunggulan Indonesia:

1 dari 5 halaman

India ingin belajar penyelenggaraan haji

belajar penyelenggaraan haji rev1warga india salat idul fitri. ©REUTERS/Ahmad Masood

Jemaah haji Indonesia memang yang paling besar dari negara-negara lainnya. Dibutuhkan pengelolaan yang sangat baik dalam hal ini. Dan delegasi India mengapresiasi sistem penyelenggaraan haji Indonesia. Komisi Haji India berdiskusi dengan pimpinan Daerah Kerja (Daker) Madinah tentang mengenai makanan, tranportasi, dan kesehatan.

Delegasi India mengatakan, Indonesia mampu mengelola jemaah haji dalam jumlah banyak dengan sistem yang baik. Ada kesamaan penyelenggaraan haji antara India dengan Indonesia. Menurut Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Muhammad Khanif, kesamaan itu adalah sistem masa tinggal mencapai 40 hingga 42 hari di Arab Saudi, hingga penggunaan tempat pemondokan baik jemaah maupun petugas yang sama-sama menggunakan sistem sewa.

2 dari 5 halaman

Malaysia belajar tentang perkeretaapian Indonesia

tentang perkeretaapian indonesia rev1kereta api Indonesia. ©2018 Merdeka.com

Hal ini ditunjukkan dari kunjungan Keretaapi Tanah Melayu Berhad (KTMB) ke PT KAI beberapa waktu lalu. Mereka berkunjung ke DAOP 1 Jakarta, DAOP 2 Bandung, DAOP 6 Yogyakarta.

KTMB diberikan beberapa bekal dari PT KAI, seperti pelatihan-pelatihan yang dilakukan di Pusdiklat Ir. H. Djuanda tentang manajerial, simulator persinyalan, proses diklat mahasiswa PT KAI, sistem operasional perjalanan kereta api, dan melihat proses perawatan lokomotif.

3 dari 5 halaman

Australia belajar tentang penanganan terorisme

tentang penanganan terorisme rev1BNPT membina para mantan napi terorisme. ©2017 Merdeka.com

Penanganan terorisme di Indonesia juga membuat kagum negara di dunia, salah satunya Australia. Kepala Kepolisan Federal Australia (Australian Federal Police/AFP Commissioner), Adrew Colvin, terkesan dengan cara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menanggulangi terorisme di Tanah Air. Bahkan ia menanyakan cara penanggulangan yang dilakukan BNPT.

"Kita jelaskan bahwa kita mengkombinasikan antara hard approach (pendekatan keras melalui penegakan hukum) dan soft approach (pendekatan lunak)," ujar Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius.

Kepada Adrew Colvin, dia menyampaikan, penggunaan pola hard approachment itu tidaklah menyelesaikan masalah. Oleh karena itu, BNPT selama ini selalu mengedepankan pola soft approach.

4 dari 5 halaman

Afghanistan belajar cara memerangi korupsi

cara memerangi korupsi rev1Gedung baru KPK. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Menteri Kehakiman Afghanistan Abdul Nasser Haidari berkunjung ke KPK. Dia bersama rakyat Afghanistan berharap dengan kedatangan ini dapat memerangi korupsi.

"Tujuan pertemuan hari ini pak menteri membawa delegasi untuk melihat bagaimana pembentukan antikorupsi di Afghanistan dan ingin pelajari apakah model KPK bisa juga dibuat di atas, karena mereka belum memiliki badan antikorupsi sampai sekarang," kata Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif.

Abdul membeberkan alasan pihaknya memilih belajar kepada KPK untuk memerangi korupsi. "Salah satunya karena sering laporan PBB sering sebut Indonesia sukses lawan korupsi melalui KPK, dan kita juga punya hubungan dekat dengan Indonesia dan tentang sekitar 5 hingga 15 tahun koruptor ditangkap dan dipenjara," katanya.

5 dari 5 halaman

Nigeria belajar pembangunan desa

pembangunan desa rev1sawah. shutterstock

Delegasi Pemerintah Nigeria berkunjung ke Indonesia dalam rangka studi banding percepatan pembangunan desa dan pengentasan kemiskinan dalam kerangka South South Cooperation (Kerja sama Selatan-Selatan). Saat itu Nigeria sedang melaksanakan Proyek Pengembangan Masyarakat dan Sosial.

“Para delegasi nantinya dapat saling bertukar pengetahuan dan wawasan serta belajar langsung dari para pelaku pembangunan pedesaan. Salah satu yang bisa dijadikan contoh adalah program Generasi Sehat Cerdas (GSC) dengan bentuk intervensi kebutuhan sosial dasar dan kesehatan bagi masyarakat desa,” kata Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT (Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi) Anwar Sanusi. [has]

Baca juga:
Sapi dianggap sakral, penjual daging di India dipaksa tutup toko
Tak gubris sanksi AS, India beli minyak mentah dari Iran
Perselisihan kuli pasar picu kerusuhan SARA di Nigeria, 55 orang tewas
Perompak culik 12 awak kapal Swiss di perairan Nigeria
Kampanye Pemilu Afghanistan diwarnai serangan bom motor, 22 tewas & 36 terluka
Wapres JK dorong BUMN karya masuk pasar Afghanistan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini