Usai Ditikam Kopilot, Kapten Flydubai Ungkap Detik-Detik Menahan Pesawat

Kapten Flydubai Smit Machchhar bercerita usai diserang kopilot. Pesawat sempat menukik dan memancarkan squawk 7500 sebelum dialihkan ke Tabuk.

Septian Deny
Oleh Septian Deny - Reporter
Usai Ditikam Kopilot, Kapten Flydubai Ungkap Detik-Detik Menahan Pesawat
Seluruh penumpang Flydubai dinyatakan tewas!

Kapten Smit Machchhar, pilot asal India yang menerbangkan pesawat Flydubai FZ1073, diserang oleh kopilot di kokpit namun tetap berupaya menyelamatkan lebih dari 170 penumpang. Pesawat yang dialihkan itu akhirnya mendarat dengan selamat di Bandara Tabuk, Arab Saudi.

Dikutip dari BBC, Jumat (2/10/2026), Machchhar menuturkan ia sempat terbaring di lantai kokpit dalam kondisi terluka ketika menyadari pesawat menukik. Dalam situasi itu, ia merasa harus bertindak.

"Saya terbaring di lantai dalam kondisi terluka, tetapi saya mengatakan kepada diri sendiri untuk melakukan satu upaya terakhir membuka pintu dari dalam," kata Machchhar dalam panggilan video dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.

"Orang lain kemudian masuk dan turut berperan dalam mengendalikan situasi. Tentu saja, saya sedang berjuang menyelamatkan nyawa saya sendiri, tetapi pada saat yang sama saya tahu saya tidak akan membiarkan orang lain tewas," tambahnya.

Penerbangan Flydubai tersebut berangkat dari Dubai menuju Tel Aviv pada Rabu pagi. Sekitar dua setengah jam setelah lepas landas, pesawat dilaporkan menukik lebih dari 17.000 kaki atau sekitar 5.200 meter.

Pesawat awalnya mengirim sinyal darurat kepada pengendali lalu lintas udara sebelum beralih menggunakan kode squawk 7500, yang menandakan situasi pembajakan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan kepada media bahwa salah satu pilot menikam pilot lainnya sebelum diduga mencoba menjatuhkan pesawat. Ia juga memuji Machchhar sebagai "pahlawan sejati".

Setelah penumpang berhasil melumpuhkan pelaku, dua pilot cadangan yang berada di pesawat sebagai penumpang mengambil alih kendali. Mereka mendaratkan pesawat dengan selamat di Tabuk pada pukul 06.58 waktu setempat.

Machchhar dibawa ke rumah sakit di Tabuk sebelum diterbangkan ke Abu Dhabi. Ia dilaporkan dalam kondisi stabil.

Kepada Modi, Machchhar menyebut telah menerbangkan pesawat selama 17 tahun dan mampu mengenali apa yang terjadi pada pesawat bahkan dengan mata tertutup.

Identitas Machchhar yang terungkap memicu gelombang pujian di media sosial India. Modi menyampaikan bahwa keberanian, kesabaran, dan keputusan cepat sang kapten telah menyelamatkan banyak nyawa, seraya menegaskan seluruh India bangga kepadanya.

Kedutaan Besar India di Uni Emirat Arab pada Kamis menyatakan Machchhar dalam kondisi kesehatan yang baik dan menjalani pemulihan. Duta Besar India untuk UEA, Deepak Mittal, mengatakan bangga atas keberaniannya dan lega dapat bertemu dengannya.

"Saya tidak melihat luka ini sebagai luka karena hal itu justru akan membuat proses pemulihan saya semakin sulit," kata Machchhar.

"Saya melihatnya sebagai sebuah perjalanan yang perlahan berlangsung dan membutuhkan waktu. Namun, saya yakin pemulihan akan terjadi dan saya akan kembali bugar serta sehat."

Rekomendasi