Cek Fakta, BNPB Bantah Ada Lowongan Dokter Pribadi

Abdul menjelaskan, dalam pengumuman yang beredar disebutkan kebutuhan dokter sebagai dokter pribadi Kepala BNPB. Pengumuman itu juga memberikan keterangan mengenai deskripsi tugas, jam kerja, kriteria, keuntungan serta nama dan nomor kontak untuk menindaklanjuti lowongan dokter.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Cek Fakta, BNPB Bantah Ada Lowongan Dokter Pribadi
Plt. Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB, Abdul Muhari. ©2021 Istimewa

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan pengumuman ‘Lowongan Dokter Pribadi Full Timer-Efektif Segera’ tidak benar. Pernyataan ini menanggapi beredarnya kabar lowongan tersebut.

"BNPB tidak pernah membuat atau pun menyebarluaskan pengumuman tersebut," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melalui keterangan tertulis, Selasa (8/3).

Abdul menjelaskan, dalam pengumuman yang beredar disebutkan kebutuhan dokter sebagai dokter pribadi Kepala BNPB. Pengumuman itu juga memberikan keterangan mengenai deskripsi tugas, jam kerja, kriteria, keuntungan serta nama dan nomor kontak untuk menindaklanjuti lowongan dokter.

"Kabar ini telah banyak tersebar di jejaring whatsApp dan media sosial lain," ucapnya.

Abdul mengimbau masyarakat tidak menyebarluaskan pengumuman kepada warga lain apabila mendapatkan pesan tersebut. Dia juga meminta warga tidak terpengaruh terhadap pengumuman yang tidak pernah dibuat pihak BNPB.

Sebelumnya, Kepala BNPB sekaligus Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Suharyanto dikabarkan melakukan kunjungan kerja ke Israel dalam rangka membahas strategi penanganan Covid-19. BNPB membantah informasi tersebut.

“Berita dan laporan yang telah menyebar ke beberapa media nasional maupun internasional itu secara fakta tidak benar atau hoaks,” kata Abdul, Selasa (18/1).

Dia menegaskan, Suharyanto belum pernah melakukan perjalanan ke luar negeri setelah dilantik Presiden Joko Widodo pada Rabu (17/11) lalu. Mantan Pangdam V Brawijaya itu juga tidak pernah merencanakan akan pergi ke Israel untuk membahas strategi penanganan Covid-19.

Diberitakan, delegasi Indonesia telah berkunjung ke Israel dalam rangka membahas strategi penanganan Covid-19. Laman berita The Jerusalem Post per Senin (17/1), menulis bahwa kabar tersebut pertama kali dilaporkan oleh Army Radio, sebuah stasiun radio milik militer Israel.

Pada laporan tersebut, dikatakan bahwa para delegasi pejabat kesehatan dari Indonesia di antara Suharyanto. Suharyanto disebut bertemu dengan pejabat Israel.

Rekomendasi