FIFA Dapat Selidiki dan Saksi Federasi Sepak Bola Malaysia Terkait Naturalisasi Pemain Tak Jelas Asal Usulnya

Timnas Malaysia baru saja menerima tambahan lima pemain naturalisasi. Namun, asal-usul keturunan mereka menjadi bahan perdebatan.

Hery Kurniawan
Oleh Hery Kurniawan - Reporter
FIFA Dapat Selidiki dan Saksi Federasi Sepak Bola Malaysia Terkait Naturalisasi Pemain Tak Jelas Asal Usulnya
Facundo Garces ketika berlatih bersama Timnas Malaysia (Ofisial X Timnas Malaysia/@malaysia_nt) ((Ofisial X Timnas Malaysia/@malaysia_nt))

Belakangan ini, Timnas Malaysia menjadi sorotan publik. Tiba-tiba, mereka memperkenalkan lima pemain naturalisasi baru untuk memperkuat skuad Tim Harimau Malaya. Kelima pemain tersebut berasal dari luar Malaysia dan telah mengikuti sesi latihan yang dipimpin oleh pelatih Peter Cklamovski. Mereka adalah Imanol Machuca (Argentina/Velez Sarsfield), Joao Figueiredo (Brasil/Istanbul Basaksehir), Facundo Garces (Argentina/Alaves), Gabriel Palmero (Spanyol/Tenerife), dan Jon Irazabal (Spanyol/Sabah FK).

Kehadiran lima pemain ini sangat mengejutkan, terutama menjelang persiapan Timnas Malaysia untuk menghadapi Timnas Vietnam dalam laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada Selasa (10/6/2025). Program naturalisasi yang cepat ini yang dilakukan oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah memicu banyak perhatian publik. Seorang pengacara olahraga Malaysia, Zhafri Aminurrashid, juga memberikan pendapat yang menarik mengenai hal ini.

"FAM dapat diselidiki oleh FIFA terkait dengan naturalisasi pemain. Penyelidikan akan dilakukan apabila FIFA menerima pengaduan tentang kasus-kasus terkini pemain Malaysia yang dinaturalisasi," ungkapnya seperti yang dikutip dari Soha.

Bisa Disanksi

Federasi Sepak Bola Malaysia Disebut Bisa Diperiksa FIFA karena Naturalisasi Gila-Gilaan yang Mereka Lakukan
Facundo Garces ketika berlatih bersama Timnas Malaysia (Ofisial X Timnas Malaysia/@malaysia_nt) (Ofisial X Timnas Malaysia/@malaysia_nt)

Zhafri Aminurrashid mendorong Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk bersikap transparan terkait program naturalisasi yang mereka jalankan. Semua dokumen yang diperlukan seharusnya dibuka untuk umum. Apabila hal ini tidak dilakukan, FIFA dan AFC berpotensi melakukan penyelidikan. FAM juga bisa menghadapi sanksi dari kedua organisasi tersebut jika ditemukan adanya pelanggaran.

"FAM perlu menyiapkan semua informasi dan dokumen untuk situasi pengaduan. FIFA akan menerima dokumen tersebut dan meninjaunya bersama Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Jika perlu, mereka akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Jika ditemukan masalah atau dokumen terbukti palsu, pihak yang terlibat dapat dikenakan sanksi," jelasnya.

Apakah melanggar peraturan?

Federasi Sepak Bola Malaysia Disebut Bisa Diperiksa FIFA karena Naturalisasi Gila-Gilaan yang Mereka Lakukan
Facundo Garces ketika berlatih bersama Timnas Malaysia (Ofisial X Timnas Malaysia/@malaysia_nt) (Ofisial X Timnas Malaysia/@malaysia_nt)

Aturan FIFA tentang program naturalisasi sebenarnya cukup tegas. Pemain yang ingin mengganti kewarganegaraan harus memiliki hubungan keturunan hingga maksimal kakek atau nenek. Selain itu, ada ketentuan FIFA yang menyatakan bahwa seorang pemain dapat berpindah kewarganegaraan jika orang tua atau kakek-neneknya lahir di negara yang ingin dituju, meskipun mereka tidak memiliki garis keturunan dari negara tersebut.

Contohnya dapat dilihat pada Ole Romeny dan Maarten Paes yang membela Timnas Indonesia. Menariknya, hingga saat ini, belum ada penjelasan atau informasi dari FAM mengenai latar belakang lima pemain baru yang mereka naturalisasi di Malaysia.

Rekomendasi