Nikita Mirzani dijadwalkan untuk menghadiri persidangan terkait kasus pencabulan anak di bawah umur dan aborsi, dengan terdakwa Vadel Badjideh. Informasi ini disampaikan kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid, kepada wartawan di Jakarta pada Kamis, 25 Juni 2025.
Dalam sidang tersebut, Nikita akan hadir sebagai pelapor dan juga sebagai ibu dari korban, Lolly. Fahmi berharap agar Nikita dan Lolly bisa hadir pada waktu yang sama agar mereka dapat bertemu langsung.
“Yang pertama, dihadirkan pertama kali itu Nikita Mirzani sebagai pelapor sekaligus sebagai ibu kandung. Setelah itu Laura. Soal siapa yang datang, saya berharap keduanya didatangkan bersamaan,” ungkap Fahmi terkait kasus pencabulan yang melibatkan anak di bawah umur.
Nikita Mirzani telah menutup kemungkinan untuk berdamai dengan Vadel Badjideh. Sebagai seorang ibu dari tiga anak, ia menolak untuk bertemu dengan Vadel, yang merupakan mantan pacar Lolly. Bahkan, ia tidak segan melontarkan kata naj** saat ditanya mengenai Vadel Badjideh.
Advertisement
Akibat situasi tersebut, muncul berbagai spekulasi yang menyatakan Nikita Mirzani enggan untuk hadir dalam sidang kasus pencabulan anak di bawah umur dan aborsi. Hal ini disebabkan keengganannya untuk berhadapan langsung dengan terdakwa.
Namun hal tersebut langsung dibantah kuasa hukum Nikita Mirzani.
"Enggak bisa, wajib (menghadiri sidang). Dia mungkin enggak siap atau bagaimana kan itu anak, yang dia sangat sayangi. Anak dibayai sampai ke luar negeri tapi jadi berantakan kayak begini ya sakitlah," ungkap Fahmi Bachmid.
Advertisement
Kubu Nikita Mirzani telah mempersiapkan diri dengan matang untuk menghadapi Vadel Badjideh di pengadilan. Fahmi Bachmid, selaku kuasa hukum, menyatakan mereka akan menghadirkan lebih dari sepuluh saksi dalam sidang yang berkaitan dengan kasus pencabulan anak di bawah umur dan aborsi.
"Lebih (dari 10). Kalau saksi banyak sekali. Semua saksi yang pernah (diperiksa) di Polres Jakarta Selatan, semuanya akan didatangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebagai saksi pengadilan," jelas Fahmi Bachmid.
Advertisement
Perang telah dimulai. Nikita Mirzani menginginkan agar Vadel Badjideh yang terancam hukuman penjara selama 15 tahun diberikan sanksi yang paling berat. Sementara itu, Fahmi Bachmid memberikan informasi terbaru mengenai kondisi Lolly.
"Lolly sekarang dalam proses pembelajaran. Pembelajaran itu, kalau bahasa kita: sekolah. Ini pendidikan yang ada di tempat, yang selama ini untuk Laura," ungkapnya tanpa merinci lokasi Lolly saat ini.