Piyu Padi Reborn Tak Mau Pensiun, Ingin Bermusik Sampai Tua seperti The Rolling Stones

Bagi seorang musisi yang sejati, panggung dan alat musik merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

M Altaf Jauhar
Oleh M Altaf Jauhar - Reporter
Piyu Padi Reborn Tak Mau Pensiun, Ingin Bermusik Sampai Tua seperti The Rolling Stones
Padi Reborn menggelar konser "Dua Delapan" di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026). Konser dibuka dengan lagu "Prolog" dan "Bayangkanlah." (© 2026 Liputan6.com)

Bagi seorang musisi sejati, panggung dan alat musik merupakan bagian integral dari jiwa yang tak terpisahkan. Hal ini dirasakan oleh Piyu dari Padi Reborn, yang tidak pernah memikirkan untuk pensiun dari dunia musik. Ia ingin terus berkarya seperti The Rolling Stones.

Bagi Piyu, motivasi utama dalam bermusik bukanlah untuk mengejar ketenaran atau kekayaan, melainkan melihat musik sebagai energi kehidupan yang harus terus disalurkan agar tidak pudar.

"Kayaknya enggak ya. Kayaknya kita pengin walaupun kita sudah kakek-kakek, tapi masih pengin kayak The Rolling Stones. Masih tetap ngeband gitu," tegas Piyu di Kemenkum, Jakarta Selatan, pada Senin (6/4).

Piyu melanjutkan, "Karena bukan materinya yang kita kejar, bukan kita masih pengin, 'Wah kita cari...' Enggak, karena itu apa, for living gitu. Maksudnya buat kita, energi kita bisa terlampiaskan, kita bisa meluapkan ide-ide kita." Ia merasa urusan finansial sudah berada pada titik stabil berkat kerja kerasnya selama bertahun-tahun di industri musik. Piyu bersyukur karena hasil jerih payahnya telah memberikan tabungan yang lebih dari cukup.

"Lebih ke arah situ, bukan ke arah cari materi. Kalau materi mungkin kita rasa sudah, sudah cukup. Sudah punya tabungan yang cukuplah, bisa apa namanya, bisa sampai di posisi sekarang ini," ungkapnya.

Meski begitu, Piyu menyadari bahwa bertambahnya usia membawa tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga kesehatan mental dan ingatan. Ia setuju bahwa tetap produktif merupakan salah satu cara untuk menjaga fungsi otak tetap tajam.

"Nah itu memang harus dijaga supaya kita menghindari short-term loss memory. Karena itu membuat kita akhirnya jadi lupa," jelas Piyu.

Daya tarik musik Padi juga terbukti kuat, bahkan mampu menyihir penonton sebelum lagu-lagu mereka resmi dirilis. Piyu mengenang momen luar biasa di Malang, di mana penonton sudah bisa bernyanyi bersama meskipun mereka belum mengeluarkan album.

"Jadi itu momen pertama kali yang aku rasakan ketika kita belum rekaman, belum album, terus habis itu kita main di salah satu kampus di Malang. Kita mainin lagu 'Begitu Indah,' belum direkam dan belum rilis. Tapi penonton bisa ikut nyanyi. Padahal belum ada yang tahu lagu itu," kenang Piyu dengan penuh nostalgia.

Kejadian tersebut merupakan bukti nyata bahwa karya Padi memiliki ikatan emosional yang mendalam dengan para pendengarnya. Piyu, salah satu anggota band, mengungkapkan rasa ketidakpercayaannya terhadap pencapaian yang telah diraih.

"Jadi saya merasa di atas panggung, 'Eh gila keren banget ya, kok bisa begini.' Momen-momen itu akhirnya membuat kita kayak enggak pernah percaya bahwa apa yang kita capai sekarang ini juga masih unbelievable," ungkap Piyu.

Pengalaman tersebut menunjukkan bagaimana musik dapat menyentuh hati dan membangun koneksi yang kuat antara artis dan pendengar, menciptakan kenangan yang tak terlupakan.

Puncak karier internasional Padi akan selalu menjadi momen bersejarah yang diingatnya sepanjang hidup. Piyu berbagi cerita tentang pengalaman berharga ketika Padi berhasil membawa pulang piala dari ajang musik bergengsi di Singapura. "Terus habis itu, kita juga pernah eh main di acara MTV Asia Awards. Kita dapat award tahun 2001, ada yang ingat enggak? Kita pernah jadi juara apa, band, band terbaik MTV Asia Awards," jelasnya.

Pengalaman tersebut bukan hanya sekadar pencapaian, tetapi juga menjadi bagian penting dari perjalanan karier Padi. Saat Piyu mengenang momen itu, terlihat jelas betapa berarti penghargaan tersebut bagi mereka. "Kami sangat bangga bisa diakui di tingkat Asia dan menjadi salah satu band yang diperhitungkan," tambahnya. Momen-momen seperti inilah yang membuat perjalanan musik mereka semakin berharga dan tak terlupakan.

Penampilan di tingkat internasional memberikan pengalaman yang unik karena dapat disaksikan oleh penonton dari berbagai negara. Piyu merasa sangat terkesan dapat berbagi panggung dengan musisi dari luar negeri pada saat itu.

"Terus kita main bareng M2M. Itu di acara MTV, itu ya asyik juga, karena secara penampilan internasional kita yang pertama, ditonton orang-orang Singapura kan," pungkas Piyu Padi. Pengalaman tersebut tidak hanya meningkatkan reputasi mereka sebagai band, tetapi juga membuka kesempatan untuk menjalin kerjasama dengan berbagai musisi internasional. Selain itu, interaksi dengan penonton dari negara lain menambah warna tersendiri dalam karier musik mereka.

Rekomendasi