Klien Farhat Abbas Kenakan Rompi Tahanan, Hotman: Harusnya Pengacaranya Paling Sedih

Jumat, 12 Juli 2019 15:40 Reporter : Dian Rosadi
Klien Farhat Abbas Kenakan Rompi Tahanan, Hotman: Harusnya Pengacaranya Paling Sedih Farhat Abbas dan Hotman Paris. ©2019 merdeka.com/kapanlagi.com

Merdeka.com - Pihak kepolisian resmi menahan tiga tersangka kasus 'Ikan Asin' yakni Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami. Ketiganya ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya sejak Jumat (12/7) ini.

Sejak statusnya dinaikan menjadi tersangka dan ditahan, ketiganya kembali menjadi pembicaraan publik. Pihak penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya resmi menahan ketiganya mulai hari ini hingga 20 hari ke depan.

Hotman Paris pun buka suara terkait beredarnya video ketiganya yang telah mengenakan rompi tahanan. Menurut Hotman pengacara seharusnya sedih melihat kliennya.

1 dari 2 halaman

Galih, Pablo dan Rey Kenakan Rompi Tahanan

Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami telah mengenakan rompi tahanan. Hal itu terungkap dari unggahan video di instagram Hotman Paris. Ketiganya tampak bergantian turun dari mobil tahanan. Rey Utami lebih dulu keluar dari mobil. Tampak wajah Rey Utami begitu pucat. Galih Ginanjar kemudian turun dari mobil disusul Pablo Benua yang mengenakan masker.

Ketiganya langsung dibawa oleh petugas kepolisian. Baik Galih, Pablo maupun Rey berlalu melewati awak media tanpa mengucapkan sepatah kata.

2 dari 2 halaman

Harusnya Pengacaranya Sedih

Pengacara Fairuz A Rafiq, Hotman Paris menyebut, seharusnya pengacara Pablo dan Rey Utami sedih melihat nasib kliennya yang mengenakan baju tahanan. Seperti diketahui Farhat Abbas merupakan pengacara Pablo dan Rey Utami

"Harusnya pengacaranya paling sedih kalau nasib kliennya begini! Tapi pengacaranya sibuk nyinyirin dasi nahalku! He he," tulis Hotman Paris di akun instagramnya.

Sebelumnya, Farhat Abbas mengatakan jika dirinya menolak disebut gagal pasca penetapan kliennya sebagai tersangka. Menurut Farhat, pihaknya tetap mendampingi klien dalam kondisi apapun.

"Oh engga ini kan biar bagaimanapun mau tersangka, mau diproses tetap harus didampingi. Ini kan proses. Jadi bukan masalah gagal tidak gagal. Kita juga waktu diminta tidak menolak," kata Farhat.

Menurut Farhat, perseteruan antara Galih Ginanjar dan sang mantan istri Fairuz A Rafiq yang menyeret Pablo dan Rey Utami sebenarnya bukanlah masalah besar. Namun kata dia ada sejumlah pihak yang sengaja membuat heboh kasus ini.

"Cuma saya ingin meluruskan bahwa ini yang terjadi. Ini masalah sebenarnya masalah yang tidak terlalu besar, tapi diheboh hebohkan gitu. Kita lihat saja perilaku-perilaku orang yang mengujar kebencian dan membuat rasa permusuhan itu kan ada. Apakah saya harus lari dari persoalan itu kan tidak, justru menunjukan inilah kinerja kami sebagai pengacara, walau dalam keadaan apapun kita tetap mendampingi, ini kan menyangkut kewenangan," ungkapnya. [end]

Baca juga:
Galih, Pablo dan Rey Ditahan, Hotman Paris Sebut Kemenangan Semua Wanita Indonesia
Polisi Kembalikan STNK yang Disita dari Rumah Pablo Benua
Galih, Pablo dan Rey Ditahan, Fairuz: Polisi Sudah Melakukan Keadilan dan Kejujuran
Dampingi Rey dan Pablo Jalani Pemeriksaan, Farhat Abbas: Sabar Ya Saudara Saudariku
Ini Peran Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua dalam Kasus Ikan Asin
Rey Utami buat Laporan Kehilangan, Polisi Curigai Bukti 'Ikan Asin' Dihilangkan

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini