Bukan Takut Ternyata Ini Alasan Hotman Paris Tetap Diam saat Diamuk Razman Nasution di Pengadilan
Ketika sidang berlangsung ricuh, Hotman Paris menunjukkan sikap tenang dan sabar saat diserang Razman Nasution di ruang sidang.
Sidang kasus pencemaran nama baik Hotman Paris Hutapea di Pengadilan Negeri Jakarta Utara Kamis (6/2) lalu dengan terdakwa Razman Nasution diwarnai kericuhan yang memunculkan berbagai pertanyaan. Dalam sidang tersebut, Razman Nasution diduga mendekati meja Majelis Hakim sambil meneriakkan kata "Koruptor!"
Di tengah kekacauan itu, salah satu anggota tim kuasa hukum terdakwa bahkan terlihat menginjak-injak meja pengadilan setelah Majelis Hakim meninggalkan ruang sidang.
Meski situasi menjadi tegang, Hotman Paris menunjukkan sikap yang tenang dan tidak terpancing emosi. Beberapa hari setelah kejadian tersebut, presenter program Hotroom menjelaskan alasan di balik sikap kalemnya.
Hotman menanggapi tuduhan dari pihak lawan yang menyebutnya takut atau memiliki mental yang lemah.
"Kenapa Hotman selalu kalem? Karena hampir semua perkara kakap di negeri ini, Hotman yang pegang bahkan sampai ke luar negeri dan Singapura," ungkap Hotman Paris dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagramnya pada Minggu (9/2).
Alasan Hotman Paris Tetap Tenang
Ia memutuskan untuk tetap tenang dan meninggalkan ruang sidang demi menjaga reputasi serta nama baik di hadapan klien, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Hotman Paris kemudian membahas tentang honor yang mencapai miliaran rupiah dari kasus-kasus besar yang telah ditanganinya selama ini.
"Bayangkan kalau Hotman berkelahi di pengadilan, dilihat oleh klien saya, para direksi di Singapura maupun para konglomerat. Di situ saya tetap kalem, karena yang saya pertaruhkan adakah honor miliaran rupiah tiap bulan," ujarnya.
Jaga Reputasi Sebagai Pengacara
Hotman mengklaim menerima bayaran miliaran rupiah dari kliennya karena kemampuannya Sehingga dalam situasi tegang sekalipun berusaha untuk tetap bersikap profesional demi menjaga nama baik yang telah dibangun selama ini.
"Honor miliaran rupiah. Hotman bukan manusia asusila membayar cewek dengan KTP saking rusak moralnya," ungkap Hotman Paris.
Dalam video yang sama, ia juga mengingatkan masyarakat dan para pebisnis untuk lebih berhati-hati dalam memilih pengacara.
Semua hakim merasakan sakit hati yang mendalam
Hotman Paris memberikan sindiran tajam terhadap pengacara yang tidak mampu menjaga etika dan sikap di ruang sidang, menyebut mereka sebagai pengacara pinggiran. Dia membayangkan bagaimana perasaan Majelis Hakim ketika menyaksikan ada peserta sidang yang berperilaku tidak etis.
"Anda bisa membayangkan, betapa sakit hati semua hakim melihat oknum pengacara mengatakan, 'Koruptor, koruptor!' Katanya di depan persidangan," ungkap Hotman.
Dia juga menambahkan betapa marahnya para hakim saat melihat oknum pengacara yang mengenakan jubah dan naik ke meja sambil menginjak-injak. Hotman Paris kemudian memberikan saran untuk segera mencari pengacara yang lebih dapat dipercaya dan memiliki reputasi baik.
"Maka, segera cari pengacara yang lebih dapat dipercaya dan punya reputasi. Memang mereka itu hanya pengacara-pengacara pinggiran. Itu bisa dimaklumilah," tuturnya dalam video yang sama.