Advertisement
Salah satu alasan Baim akhirnya buka suara dan cerita tentang ayahnya yang menjadi viral di media sosial adalah karena lelah menunggu. Selama dua tahun, Baim merasa ayahnya tidak menunjukkan itikad baik untuk bertanggung jawab membiayai sekolahnya.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
"Aku udah nggak ngerasain duit aku lagi. Sama sekali aku nggak tau kemana sisa aset, juga udah bisa dihitung jari, sisa dua walaupun yang satu udah dijual, yang di Jakarta ada dua, yang satu udah dijual, di Malang masih ada satu. Intinya yang aku lakukan sekarang, aku mulai dari nol lagi," pungkasnya.