Menurut pendapat banyak orang, genre drama memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan musikal atau komedi. Oleh karena itu, aktor dan aktris yang memenangkan Golden Globe Awards untuk kategori Film Drama memiliki peluang lebih besar untuk meraih Piala Oscar.
Konsep tersebut sering diungkapkan dalam diskusi-diskusi di kalangan penggemar film. Dalam 10 tahun terakhir, terdapat 6 aktris yang berhasil meraih Piala Pemeran Utama Wanita Terbaik di Golden Globe Awards untuk kategori Drama, namun mereka tidak berhasil memenangkan Oscar. Mereka kalah dari para aktris yang meraih penghargaan di kategori Film Musikal atau Komedi.
Menariknya, ada periode baik aktris pemenang kategori Film Musikal atau Komedi maupun Drama tidak ada yang berhasil meraih Piala Oscar. Pada tahun ini, Fernanda Torres dari film I'm Still Here bersaing ketat dengan Demi Moore yang membintangi The Substance.
Demi Moore telah memenangkan Golden Globe Awards untuk Film Musikal atau Komedi, Critics Choice, serta SAG Awards. Sedangkan Fernanda Torres meraih penghargaan di Golden Globe Awards untuk Film Drama. Sayangnya, ia tidak mendapatkan nominasi di Golden Globe, Critics Choice, maupun SAG Awards untuk kategori lainnya.
Berikut ini informasi mengenai 6 aktris yang pernah memenangkan Golden Globe Awards untuk kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik Film Drama tetapi tidak berhasil membawa pulang Piala Oscar yang dilansir dari Liputan6.com.
Advertisement
Dikalahkan : Emma Stone dalam Poor Things
Lily Gladstone hampir membuat sejarah sebagai wanita penduduk asli Amerika Serikat pertama yang mendapatkan Piala Oscar untuk kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik. Ia memiliki modal yang kuat setelah berhasil meraih penghargaan di SAG Awards dan Golden Globe Awards untuk Film Drama.
Namun, di sisi lain, Emma Stone yang berani tampil dalam film Poor Things menjadi pilihan utama dalam Critics Choice dan BAFTA. Hal ini mengakibatkan Emma berhasil mengalahkan Lily dalam persaingan tersebut.
Banyak yang mempertanyakan alasan Lily Gladstone tidak hanya dicalonkan sebagai Pemeran Pendukung Wanita Terbaik. Apakah ini merupakan kesalahan strategi?
Advertisement
Dikalahkan oleh Michelle Yeoh dalam Everything Everywhere All At Once
Inilah persaingan panjang yang melelahkan antara dua aktris ternama. Michelle Yeoh berhasil meraih penghargaan sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dalam kategori Film Musikal atau Komedi di ajang Golden Globe, Independent Spirit, dan SAG Awards.
Michelle Yeoh bersaing dengan Cate Blanchett yang memberikan penampilan luar biasa dalam film Tar. Berkat penampilannya di Tar, Cate Blanchett juga meraih gelar Pemeran Utama Wanita Terbaik dalam kategori Film Drama di Golden Globe, BAFTA, dan Critics Choice Award.
Saat melangkah ke Piala Oscar, gaun yang dipakai Cate Blanchett terlihat biasa saja. Apakah ia sudah merasakan tidak akan naik ke panggung?
Advertisement
Jessica Chastain mengalahkan Nicole Kidman dalam The Eyes of Tammy Faye
Setelah bercerai dari megabintang Tom Cruise, Nicole Kidman berhasil membuktikan prediksi tentang kariernya yang akan meredup adalah salah. Ia semakin berani dalam memilih film dan menunjukkan kedalaman akting yang luar biasa.
Kidman telah lima kali mendapatkan nominasi Piala Oscar dan berhasil meraih kemenangan melalui film The Hours. Meskipun demikian, penghargaan Piala Pemeran Utama Wanita Terbaik Film Drama dari Golden Globe Awards yang diraihnya lewat Being The Ricardos tidak diikuti oleh penghargaan lainnya.
Di ajang BAFTA, Joanna Scanlan dari film After Love terpilih sebagai pemenang, sedangkan di SAG Awards, Jessica Chastain dari film The Eyes of Tammy Faye yang menjadi pemenang. Sayangnya, keputusan Oscar sejalan dengan pilihan SAG Awards.
Advertisement
Andra Day menghebohkan dunia perfilman setelah mengalahkan Frances McDormand dalam Nomadland
Ia berhasil meraih Piala Pemeran Utama Wanita Terbaik untuk Film Drama di Golden Globe Awards berkat perannya dalam The United States vs. Billie Holiday.
Billie Holiday, seorang penyanyi jaz dan swing yang terkenal di Amerika Serikat, menjadi fokus film ini. Meskipun film ini memiliki potensi besar untuk meraih penghargaan Oscar, keberuntungan tidak berpihak pada Andra Day.
Pada akhirnya, Piala Oscar tahun tersebut diraih oleh Frances McDormand melalui penampilannya di Nomadland. Dengan kemenangan ini, Frances McDormand mencatatkan sejarah baru dengan meraih tiga Piala Oscar dalam kategori akting, serta satu lagi sebagai produser untuk film yang juga dinobatkan sebagai Film Terbaik di ajang Oscar.
Advertisement
Glenn Close Kembali Kalah dari Olivia Colman dalam The Favourite
Setelah meraih nominasi Piala Oscar pertamanya pada tahun 1983 melalui film The World According to Garp, Glenn Close telah menunggu terlalu lama untuk mendapatkan kemenangan. Dengan penampilan yang mengesankan di film The Wife, ia berhasil meraih penghargaan dari Screen Actors Guild (SAG) dan Golden Globe Awards untuk kategori Film Drama.
Berkat perannya dalam The Wife, Glenn Close kembali mendapatkan nominasi Oscar yang ketujuh. Banyak orang berharap penantian panjang Glenn Close selama 36 tahun akan berakhir dengan kemenangan.
Namun, sayangnya, komite The Academy justru memilih Olivia Colman sebagai pemenang untuk film The Favourite. Tentu saja, ini menjadi sebuah kekecewaan bagi para penggemar Glenn Close yang telah mendukungnya selama ini.
Advertisement
Kejutan di Golden Globe Awards: Isabelle Huppert Kalahkan Emma Stone dalam La La Land
Golden Globe Awards memberikan kejutan ketika aktris Prancis, Isabelle Huppert, dinyatakan sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dalam Film Drama berkat penampilannya di film Elle yang disutradarai oleh Paul Verhoeven. Keberhasilan ini mengantarkannya meraih nominasi Piala Oscar pertamanya pada tahun 2017.
Namun, akting Emma Stone dalam La La Land sangat menonjol, sehingga ia berhasil meraih penghargaan BAFTA, SAG, dan Golden Globe Awards untuk kategori film musikal atau komedi. Apakah masih ada kejutan lain? Ternyata, kemenangan La La Land sebagai Film Terbaik di Oscar harus direvisi, dan yang sebenarnya menang adalah Moonlight!