Pembelaan Menteri Rini saat BUMN disebut dominasi proyek hingga swasta tak kebagian

Rini menyatakan,dominasi BUMN justru merupakan hal yang bagus karena sesungguhnya rakyat-lah yang mendominasi. Dari sisi perpajakan-pun, Rini mengatakan perusahaan BUMN lebih baik.

Yayu Agustini Rahayu
Oleh Yayu Agustini Rahayu - Reporter
Pembelaan Menteri Rini saat BUMN disebut dominasi proyek hingga swasta tak kebagian
Menteri BUMN Rini Soemarno. ©2014 Merdeka.com

Menteri BUMN, Rini Soemarno mengaku tidak sepakat dengan pernyataan Ketua Umum Kamar dagang dan Industri (Kadin), Rosan P Roeslani yang menyebut BUMN terlalu mendominasi proyek-proyek infrastruktur sehingga swasta tidak mendapat porsi. Menurut Rini, BUMN yang mengerjakan proyek merupakan perusahaan milik negara yang dimiliki oleh rakyat.

"Saya kembali selalu menekankan usaha milik negara, milik rakyat semua kok direpotin? Kalau swasta yang milikin siapa?" kata Rini dalam sebuah acara bincang santai yang digelar di Plaza Mandiri, Jakarta, Kamis malam (5/10).

Rini menegaskan, perusahaan swasta merupakan milik beberapa orang saja sehingga keuntungan yang didapatkan tidak bisa dinikmati oleh banyak orang. "Kalau BUMN pasti milik negara milik rakyat kok dipersoalkan? Kalau swasta dimiliki beberapa orang tidak dipersoalkan," ujarnya.

Rini menyatakan,dominasi BUMN justru merupakan hal yang bagus karena sesungguhnya rakyat-lah yang mendominasi. Dari sisi perpajakan-pun, Rini mengatakan perusahaan BUMN lebih baik.

"Kalau BUMN makin bagus. Nilai makin tinggi yang untung rakyat dan negara. Ada yang bilang dua tahun BUMN dapat PMN, iya kita dapat total Rp 81 triliun, tapi 3 tahun ini 2015,2016 dan 2017 kita sudah bayar dividen Rp 113 triliun. belum lagi bayar pajaknya, jadi tercover."

Rekomendasi